Matcha Aman untuk Diet? Dokter Ungkap Bahan yang Bisa Bikin Kalorinya Tinggi

Ubaidillah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Foto: Getty Images/Maridav
Foto: Getty Images/Maridav

 

RadarBangkalan.id - Matcha semakin populer sebagai pilihan minuman bagi orang yang sedang menjalani program diet. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya apakah minum matcha dapat menyebabkan berat badan naik.

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengatakan matcha murni tanpa tambahan gula atau bahan tinggi kalori pada dasarnya aman dikonsumsi saat diet. Justru bahan tambahan dalam racikan matcha yang dapat membuat jumlah kalorinya melonjak.

Baca Juga: Dokter Ungkap Hubungan Berat Badan dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi

"Boleh dong, tidak apa-apa dan aman. Sebenarnya yang bikin tidak aman itu gula berlebih atau susu yang terlalu banyak," tutur dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (20/8/2026).

"Terus misalnya ada krimer lagi, itu yang jadi masalah. Tapi kalau cuma murni matcha, oke tidak ada masalah, boleh-boleh saja," lanjutnya.

Matcha Murni Hanya Mengandung Sedikit Kalori

Menurut dr Yaze, matcha murni tanpa campuran memiliki kandungan kalori yang relatif kecil. Satu porsi disebut mengandung sekitar 40 kilokalori (kkal).

Jumlah tersebut masih relatif kecil jika dibandingkan dengan minuman matcha yang telah ditambahkan berbagai bahan lainnya.

Baca Juga: Cara Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Setelah Diet, Dokter Ungkap 4 Kuncinya

"Yang bikin besar itu tadi seperti misalnya ditambahin susu, creamer gula buatan, gula tambahan. Nah itu bisa sampai 200-an kkal, jadi kayak makan gorengan 2 buah," jelas dr Yaze.

Karena itu, orang yang sedang menjalani diet perlu memperhatikan komposisi minuman matcha yang dikonsumsi, bukan hanya melihat nama minumannya.

Baca Juga: Bayi 1 Tahun Didiagnosis Sembelit, Ternyata Idap Kanker Langka dengan Tumor 30 Cm

Matcha latte dengan tambahan susu, krimer, sirup, atau gula dalam jumlah banyak tentu memiliki kandungan kalori yang berbeda dibandingkan matcha murni yang diseduh dengan air.

Apa Kandungan dalam Matcha?

Matcha merupakan bubuk yang dibuat dari daun teh hijau atau Camellia sinensis yang digiling hingga halus.

Berbeda dengan teh hijau biasa yang umumnya hanya diseduh menggunakan bagian daun, matcha menggunakan bubuk daun secara keseluruhan.

Tanaman teh untuk produksi matcha biasanya ditanam di tempat teduh. Proses tersebut membantu meningkatkan kandungan klorofil dan asam amino pada daun.

Matcha juga mengandung kafein, teanin, vitamin, serat, serta senyawa antioksidan.

Baca Juga: Sering Alami Iyup Saat Pakai Behel? Dokter Ungkap Penyebab dan Kapan Hilang

Matcha Mengandung Antioksidan

Salah satu komponen yang banyak mendapat perhatian dalam matcha adalah katekin. Senyawa antioksidan tersebut membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan tersebut juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk mendukung pengelolaan berat badan dan membantu menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga: Studi Ungkap Wajah Orang Kaya Bisa Terlihat Berbeda, Ini Penjelasannya

Matcha juga dapat memberikan dorongan sementara terhadap fungsi otak karena kandungan kafein dan teaninnya.

Namun, manfaat tersebut sebaiknya tidak dijadikan alasan untuk mengonsumsi matcha secara berlebihan. Jenis dan jumlah bahan tambahan tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang membatasi asupan kalori dan gula.

Matcha untuk Diet, Pilih yang Rendah Kalori

Bagi orang yang sedang diet, matcha tetap dapat dimasukkan ke dalam menu harian. Pilihan yang lebih ramah diet adalah matcha murni atau minuman matcha dengan sedikit atau tanpa tambahan gula.

Sebaliknya, matcha yang dibuat menggunakan banyak susu, krimer, gula, sirup, atau pemanis lainnya dapat memiliki kandungan kalori jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Kolesterol Normal Bukan Jaminan Bebas Serangan Jantung, Ini Faktor Risikonya

Jadi, matcha murni bukan penyebab utama berat badan naik. Yang perlu diperhatikan justru bahan tambahan yang digunakan dalam racikannya.

Editor : Ubaidillah
manfaat matcha kalori matcha matcha latte minuman diet teh hijau