RadarBangkalan.id - Lionel Messi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina setelah lebih dari dua dekade membela La Albiceleste. Di balik perjalanan panjangnya hingga tetap tampil kompetitif pada usia 39 tahun, megabintang berjuluk La Pulga itu dikenal memiliki pola hidup disiplin, mulai dari menjaga makanan hingga menjalani pemulihan tubuh secara rutin.
Messi mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina sebulan setelah kekalahan La Albiceleste di final Piala Dunia 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui pesan emosional yang diunggah di akun media sosial resminya pada Senin (31/8/2026).
Baca Juga: Manchester United Hancurkan Ipswich 5-2, Bruno Fernandes Cetak Hat-trick
Sejak menjalani debut bersama Timnas Argentina pada 2005, Messi mencatatkan 207 penampilan dengan torehan 125 gol dan 68 assist.
Meski sudah memasuki usia 39 tahun, Messi masih menunjukkan kualitasnya di level tertinggi. Pada Piala Dunia 2026, ia tetap mampu menjadi salah satu pemain yang produktif dalam urusan mencetak gol, bahkan bersaing dengan sejumlah bintang generasi muda.
Performa tersebut tentu tidak datang secara instan. Messi diketahui melakukan investasi besar terhadap kebugaran tubuhnya melalui perubahan pola makan, disiplin menjalani pemulihan, serta menjaga kebiasaan sehari-hari.
Mengubah Pola Makan Sejak 2014
Salah satu perubahan besar dalam gaya hidup Lionel Messi terjadi pada 2014. Saat itu, ia mulai mengubah pola makan dengan bantuan ahli nutrisi Giuliano Poser.
Baca Juga: Real Madrid Hajar Malaga 4-0, Los Blancos Naik ke Puncak Klasemen Liga Spanyol
Messi mengurangi konsumsi makanan olahan dan menggantinya dengan makanan yang lebih mendukung kebutuhan tubuh seorang atlet.
Baca Juga: Nama Tak Muncul di Daftar Bansos? Begini Cara Cek Status dan Desil Pakai NIK
Pola makannya lebih banyak berisi makanan kaya vitamin, sereal, sayuran, ikan, serta minyak zaitun. Perubahan tersebut menjadi bagian dari upayanya menjaga kondisi fisik agar tetap mampu bersaing di level tertinggi meski usia terus bertambah.
Recovery Jadi Bagian Penting
Selain memperhatikan makanan, Messi juga menaruh perhatian besar terhadap proses recovery atau pemulihan tubuh.
Bagi atlet profesional, proses pemulihan sangat penting karena membantu tubuh memulihkan otot setelah aktivitas fisik berat, mengisi kembali energi, serta mengurangi risiko cedera.
Baca Juga: Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, The Reds Dua Kali Bangkit dari Ketertinggalan
Messi diketahui menggunakan beberapa metode pemulihan yang disesuaikan dengan kondisi tubuh dan jadwal pertandingan. Metode tersebut antara lain yoga, pendinginan dengan latihan kardio ringan, menjaga kebutuhan cairan tubuh, hingga mandi es.
Mandi es dan metode pemulihan lainnya digunakan terutama ketika tubuh berada dalam kondisi stres akibat intensitas pertandingan dan latihan yang tinggi. Tujuannya adalah membantu proses pemulihan dan menjaga kondisi tubuh.
Baca Juga: Atletico Madrid Kalahkan Sevilla 3-1, Start Sempurna dan Puncaki LaLiga
Menjauhi Minuman Bersoda
Kebiasaan lain yang dilakukan Messi untuk menjaga kebugarannya adalah menghindari minuman bersoda.
Baca Juga: Dokter Ungkap Hubungan Berat Badan dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi
Sebagai gantinya, ia dikenal rutin mengonsumsi yerba maté, minuman tradisional khas Amerika Selatan yang mengandung kafein alami.
Minuman tersebut kerap menjadi bagian dari rutinitas Messi sebelum menjalani latihan maupun pertandingan.
Kombinasi pola makan yang lebih terjaga, disiplin menjalani pemulihan, menjaga asupan cairan, serta konsistensi dalam merawat tubuh menjadi bagian dari perjalanan panjang Messi sebagai pesepakbola profesional.
Baca Juga: Cara Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Setelah Diet, Dokter Ungkap 4 Kuncinya
Meski telah memutuskan pensiun dari Timnas Argentina, perjalanan Lionel Messi selama lebih dari 20 tahun bersama La Albiceleste meninggalkan catatan luar biasa. Kebiasaan menjaga kebugaran yang dibangun selama bertahun-tahun juga menjadi salah satu faktor yang membuatnya mampu tetap tampil kompetitif hingga usia 39 tahun.
Editor : Ubaidillah