Italia Catat Musim Panas Terpanas Sejak 1950, Suhu Rata-rata Capai 24,3°C

Ubaidillah • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 06:16 WIB
Foto: Ilustrasi suhu panas di Italia REUTERS/Manuel Silvestri
Foto: Ilustrasi suhu panas di Italia REUTERS/Manuel Silvestri

 

RadarBangkalan.id - Italia mencatat musim panas terpanas sejak pencatatan suhu dimulai pada 1950. Suhu rata-rata selama musim panas 2026 mencapai 24,3 derajat Celsius, berdasarkan data Institute for BioEconomy (CNR-IBE), bagian dari lembaga riset publik Italia National Research Council (CNR).

Data tersebut disampaikan CNR-IBE pada Senin (7/9/2026). Agustus 2026 menjadi bulan dengan suhu rata-rata tertinggi, yakni mencapai 25,6 derajat Celsius.

Baca Juga: Dokter Ungkap 7 Makanan yang Bisa Mengganggu Kesehatan Usus

Angka tersebut 5,2 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata periode 1951-1980 dan 3,5 derajat Celsius di atas kondisi normal pada periode 1991-2020.

Peneliti CNR-IBE Lorenzo Arcidiaco mengatakan suhu rata-rata Agustus 2026 juga memecahkan rekor sebelumnya.

"Rata-rata 25,6 derajat Celsius yang tercatat pada Agustus 2026 melampaui rekor sebelumnya, yakni 24,6 derajat Celsius pada 2024 dan 24 derajat Celsius pada Agustus 2017," kata Arcidiaco, dikutip dari CNA.

Menurut Arcidiaco, kondisi tersebut mengindikasikan 2026 berpotensi menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat di Italia sejak data dikumpulkan pada 1950. Juli dan Agustus 2026 sama-sama menjadi bulan terpanas dalam catatan.

Baca Juga: Jalan 4.000 Langkah Cepat Ternyata Bisa Setara 7.500 Langkah Pelan

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Sidoarjo-Karanganyar, 3 Tersangka Ditangkap

Gelombang Panas Melanda Italia

Gelombang panas berulang melanda sejumlah kota besar Italia, termasuk Roma, Florence, dan Turin, sepanjang Juni hingga Agustus 2026.

Baca Juga: Benarkah Minum Susu Bikin Gemuk? Dokter Gizi Ungkap Faktanya

Dampak suhu tinggi paling terasa di dataran rendah barat laut Italia serta kawasan Pegunungan Apennine. Sejumlah wilayah tersebut merupakan sentra pertanian yang menghadapi tekanan akibat suhu tinggi dan kondisi kekeringan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah musim panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Eropa. Benua Eropa diketahui mengalami pemanasan lebih cepat dibandingkan sejumlah wilayah lain di dunia.

Kekeringan dan kebakaran hutan juga menjadi persoalan yang semakin mengkhawatirkan akibat kondisi cuaca panas dan kering yang berkepanjangan.

Baca Juga: Masker Dibasahi untuk Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Paru Ungkap Risikonya

Italia bukan satu-satunya negara Eropa yang mencatat rekor suhu. Inggris juga melaporkan musim panas terpanas dalam sejarah pencatatan suhu.

Editor : Ubaidillah
rekor suhu suhu ekstrem italia musim panas pemanasan global