Guru Yoga 103 Tahun Ungkap 5 Kebiasaan Sederhana yang Membuatnya Tetap Bugar

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 06:07 WIB
Resep umur panjang. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Resep umur panjang. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

 

RadarBangkalan.id - Charlotte, wanita berusia 103 tahun asal Prancis, masih menjalani kehidupan aktif setelah lebih dari 40 tahun menekuni yoga. Selain rutin berlatih dan mengajar yoga, ia menjaga kebugaran melalui kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki, berkebun, menjaga hubungan sosial, dan menikmati makanan yang disukainya.

Tinggal di wilayah pedesaan Léré, Prancis, Charlotte menjalani kesehariannya dengan tetap aktif. Ia juga berusaha menikmati berbagai hal sederhana yang membuatnya bahagia.

Baca Juga: Bukan Cuma Teka-teki, Ini 7 Aktivitas yang Sering Disukai Orang Ber-IQ Tinggi

Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari pola hidup Charlotte selama puluhan tahun. Berikut lima kebiasaan yang dijalaninya.

1. Sarapan dengan Madu dan Kopi

Charlotte memiliki kebiasaan sarapan dengan madu, kopi, dan roti panggang. Ia juga mengatakan cukup banyak mengonsumsi sayuran, keju, serta buah-buahan.

"Saya bangun, saya sarapan - saya makan banyak madu dengan kopi dan roti panggang yang besar," katanya kepada New York Times dalam sebuah video profil pada Oktober 2025.

Madu sendiri telah banyak diteliti terkait berbagai potensi manfaatnya bagi kesehatan. Namun, konsumsi madu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing karena madu juga mengandung gula.

2. Rajin Berjalan Kaki dan Berkebun

Berjalan kaki menjadi salah satu aktivitas yang rutin dilakukan Charlotte. Ia mengaku senang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berjalan-jalan di luar rumah.

Baca Juga: PERDOSKI Buka Suara soal Skin Booster 'Kulit Mayat' dari Korea

Setelah berjalan kaki, Charlotte juga merawat tanaman di sekitar rumahnya. Ia menanam berbagai tanaman dan buah, mulai dari anggur hitam, buah ara, hingga pohon persik kecil.

Mengutip Woman's Health, berjalan kaki setelah makan dapat membantu mendukung proses pencernaan dan pengaturan kadar gula darah. Aktivitas sehari-hari seperti berkebun juga termasuk Non-Exercise Activity Thermogenesis (NEAT), yakni energi yang dikeluarkan tubuh dari aktivitas fisik di luar olahraga terstruktur.

Baca Juga: Insiden Diare di HYROX Beijing, Joanna Wietrzyk Putuskan Mundur

3. Konsisten Melakukan Yoga

Yoga menjadi bagian penting dalam kehidupan Charlotte. Menariknya, ia justru baru mulai mempelajari yoga ketika berusia sekitar 50 tahun.

Setelah berlatih selama satu dekade, Charlotte mulai mengajar yoga pada 1982. Saat itu, ia berinisiatif menawarkan kelas yoga di balai kota setelah suaminya memasuki masa pensiun.

"Ketika suami saya pensiun, saya pergi ke balai kota untuk mengatakan bahwa saya bisa memberikan kelas yoga," katanya.

"Dan begitulah saya memulai, dengan beberapa orang yang belum pernah mendengar tentang yoga. Dan itu 40 tahun yang lalu," tambahnya.

Di usia 103 tahun, Charlotte masih mampu memperagakan berbagai pose yoga. Gerakannya menunjukkan kemampuan menjaga keseimbangan dan tetap aktif secara fisik.

Bagi Charlotte, yoga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi sudah menjadi bagian dari kesehariannya.

Baca Juga: Petani Bojonegoro Ambil 2 Kayu Jati, Upaya Restorative Justice Ditolak Perhutani

"Saya akan sangat kesal (jika tidak yoga). Saya tidak berani memikirkannya... bergerak dan makan dengan baik," katanya.

Baca Juga: Rp101 Miliar untuk 56 Ruas Jalan Bangkalan, FPB Minta Pengawasan Diperkuat

4. Tetap Menjaga Hubungan Sosial

Selain aktivitas fisik, Charlotte juga menganggap hubungan dengan orang lain penting bagi kesejahteraan hidup.

Kelas yoga yang diajarkannya menjadi tempat bagi Charlotte untuk berinteraksi dan membangun hubungan dengan orang lain. Para muridnya yang berusia sekitar 35 hingga 60 tahun bahkan telah menjadi teman baginya.

Para murid menggambarkan Charlotte sebagai sosok yang tegas sekaligus mampu memberikan semangat. Ia mendorong mereka untuk berkembang sekaligus membangun kepercayaan diri.

Putranya, Claude Chopin, mengatakan kemampuan ibunya dalam menjalin hubungan sosial turut memengaruhi pandangannya mengenai penuaan yang sehat.

"Dia mencintai orang-orang," katanya.

"Hubungannya dengan orang lain telah memengaruhi pendekatan saya terhadap kehidupan lebih dari apa pun," tambahnya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Picu Kebakaran Lahan di Towuti, TNI-Polri dan Damkar Bergerak Cepat

5. Menemukan Aktivitas yang Disukai

Charlotte meyakini menemukan aktivitas yang disukai menjadi salah satu hal penting dalam menjalani kehidupan. Ia menikmati yoga dan berbagai kegiatan sederhana yang membuatnya tetap aktif.

Ia juga mengaku selalu bersyukur atas kondisi yang masih memungkinkan dirinya menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri.

"Saya merasa sangat beruntung dan setiap pagi selalu bersyukur. Saya bahagia masih dalam kondisi sehat, masih bisa tinggal di rumah, serta masih dapat melakukan yoga dan mengikuti kelas. Semua itu masih membuat saya takjub."

Baca Juga: Manchester City Hajar Norwich 5-0, Floyd Samba Cetak Brace pada Debut

Bagi Charlotte, kebahagiaan tidak harus berasal dari sesuatu yang besar. Ia justru berusaha menemukannya melalui hal-hal sederhana yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip Times of India, sebuah plakat yang berada di lemari ruang tamunya memiliki tulisan, "Kebahagiaan bukanlah tentang memiliki semua yang Anda inginkan, tapi mencintai apa yang Anda miliki."

Kisah Charlotte menunjukkan bahwa usia lanjut tidak selalu berarti berhenti bergerak. Ia tetap menjalani aktivitas yang disukai, menjaga hubungan dengan orang lain, berjalan kaki, merawat tanaman, serta mempertahankan kebiasaan yoga yang telah dilakukannya selama puluhan tahun.

Editor : Ubaidillah
kebiasaan sehat resep sehat umur panjang yoga