Berkumur Air Garam Saat Sakit Gigi, Benarkah Bisa Menyembuhkan?

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:57 WIB
Kumur air garam untuk mengatasi sariawan dan sakit gigi. Foto: iStock
Kumur air garam untuk mengatasi sariawan dan sakit gigi. Foto: iStock

 

RadarBangkalan.id - Berkumur menggunakan air garam sering menjadi pilihan rumahan ketika seseorang mengalami sakit gigi atau sariawan. Cara ini mudah dilakukan dan murah, tetapi air garam tidak selalu dapat menyembuhkan penyebab utama kedua masalah tersebut.

Air garam atau larutan saline dapat membantu menjaga kebersihan rongga mulut dan memiliki efek terhadap peradangan. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa berkumur dengan larutan garam dapat membantu mengurangi tanda-tanda peradangan pada kondisi tertentu.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun Ini Bisa Ingat Detail Hidup Sejak Usia 3 Bulan, Kok Bisa?

Salah satu penelitian pada pasien setelah operasi periodontal menemukan bahwa berkumur dengan larutan natrium klorida (NaCl) memiliki efek antiinflamasi dan dapat membantu proses penyembuhan setelah tindakan.

Penelitian lain pada pasien setelah pencabutan gigi juga menunjukkan bahwa berkumur menggunakan air garam hangat setelah 24 jam pascatindakan dapat membantu mengurangi komplikasi seperti alveolar osteitis atau dry socket.

Meski begitu, manfaat tersebut bukan berarti air garam dapat menyembuhkan seluruh penyebab sakit gigi maupun sariawan.

Air Garam Bukan Obat Utama Sakit Gigi

Sakit gigi dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari gigi berlubang, peradangan pulpa, masalah pada gusi, hingga infeksi.

Berkumur menggunakan air garam mungkin dapat membantu memberikan rasa lebih nyaman sekaligus mendukung kebersihan rongga mulut. Namun, cara ini tidak menghilangkan sumber masalah yang menyebabkan sakit gigi.

Baca Juga: Bukan Cuma Kurang Minum, Ini Kebiasaan yang Bisa Diam-diam Merusak Ginjal

Contohnya, apabila sakit gigi disebabkan oleh gigi berlubang yang sudah cukup dalam, berkumur air garam tidak dapat menggantikan perawatan yang diperlukan oleh dokter gigi.

Karena itu, penggunaan air garam sebaiknya dipandang sebagai langkah pendukung, bukan pengobatan utama untuk sakit gigi.

Baca Juga: Ambulans BPJS Watch Bawa Jenazah ke Sampang Diduga Dihalangi Oknum Satpol PP Surabaya

Bagaimana dengan Sariawan?

Hal serupa juga berlaku pada sariawan. Berkumur dengan larutan garam dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kebersihan mulut ketika sedang mengalami sariawan.

Namun, bukan berarti semua sariawan dapat sembuh hanya dengan berkumur menggunakan air garam.

Sariawan dapat memiliki berbagai pemicu dan pada umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Jika keluhan berlangsung lama, sering kambuh, berukuran besar, atau disertai keluhan lain, pemeriksaan oleh tenaga medis dapat diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Jadi, Bolehkah Berkumur Air Garam?

Boleh, tetapi jangan menganggapnya sebagai pengobatan utama.

Air garam dapat digunakan sebagai tindakan pendukung untuk menjaga kebersihan dan membantu kondisi tertentu pada rongga mulut. Namun, penggunaannya tidak menggantikan perawatan untuk penyebab sakit gigi atau masalah mulut lainnya.

Baca Juga: Diabetes Tak Selalu Harus Minum Obat Seumur Hidup, Dokter Ungkap Peluang Remisinya

Jika sakit gigi terus berlangsung, semakin parah, muncul pembengkakan, atau sariawan tidak kunjung membaik, sebaiknya periksakan kondisi tersebut ke dokter gigi.

Editor : Ubaidillah
gigi dan mulut radang sakit gigi dental hygiene sariawan