RadarBangkalan.id - Berdasarkan World Population Review, Indonesia termasuk negara dengan rata-rata durasi tidur yang relatif rendah. Rata-rata durasi tidur warga Indonesia tercatat 385 menit atau sekitar 6 jam 25 menit setiap hari.
Dokter spesialis neurologi dr Oktaviana Niken, SpN, DAIFIDN, MMRS, FNR, AIFO-K dari Seraphim Medical Center mengatakan durasi tidur sekitar enam jam sebenarnya sudah dapat dikatakan cukup bagi orang dewasa, dengan catatan kualitas tidurnya baik.
Baca Juga: Gudang Produk Impor Ilegal Dibongkar BPOM di Tangerang, 287 Item Disita
"Untuk di atas 18 tahun, menurut penelitian tidur di atas 6 jam itu sudah cukup. Jadi kalau rata-rata tidur 6 jam 25 menit, dengan kualitas tidur yang baik, arsitektur tidur yang baik, itu dirasa sudah cukup," kata dr Niken saat ditemui di Kabupaten Tangerang, Rabu (30/9/2026).
Kualitas dan Arsitektur Tidur Jadi Kunci
Dr Niken menegaskan, durasi tidur enam jam yang disebut cukup tersebut memiliki catatan penting, yakni kualitas dan sleep architecture yang baik.
Sleep architecture merupakan pola dasar, struktur, serta urutan siklus tidur yang dialami seseorang sepanjang malam. Dengan arsitektur tidur yang baik, tubuh dapat menjalani tahapan tidur secara optimal.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Dihindari Dokter Jantung Sebelum Jam 9
Karena itu, durasi tidur bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Seseorang juga perlu memastikan tidur berlangsung dengan kualitas yang baik.
Cara Melatih Kualitas Tidur
Menurut dr Niken, kualitas tidur dapat dilatih dengan membangun kebiasaan tidur yang konsisten.
Salah satunya dengan menghindari aktivitas lain ketika sudah berada di tempat tidur. Waktu makan malam juga perlu diperhatikan agar tidak terlalu berdekatan dengan waktu tidur.
"Saat kita menyentuh kasur tidak melakukan aktivitas lagi, sudah tidak makan dua jam sebelumnya. Seharusnya dalam 30 menit, kita sudah tertidur," katanya.
Kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara konsisten agar tubuh terbiasa dengan jadwal tidur tertentu.
Biasakan Tidur di Jam yang Sama
Dr Niken juga menyarankan orang yang tidak bekerja dengan sistem shift untuk membangun rutinitas tidur pada waktu yang sama setiap malam.
Baca Juga: Oseltamivir untuk Anak Flu Tak Boleh Sembarangan, Ini Temuan Studi
"Saat kita menyentuh kasur tidak melakukan aktivitas lagi, sudah tidak makan dua jam sebelumnya. Seharusnya dalam 30 menit, kita sudah tertidur," katanya.
Baca Juga: 11 Siswa Keracunan MBG, SPPG Gowa Pattallassang Kembali Beroperasi
"Dan harus dibangun kebiasaan, misalnya membiasakan setiap jam 9 malam itu akan tidur bagi pekerja yang non-shift, berarti jam 08.30 (malam) itu sudah harus naik ke tempat tidur," tutup dia.
Dengan membangun jadwal tidur yang konsisten serta menjaga kualitas dan arsitektur tidur, durasi sekitar enam jam lebih dapat menjadi bagian dari pola tidur yang dinilai cukup bagi orang dewasa menurut penjelasan dr Niken.
Editor : Ubaidillah