Usus Bermotif 'Kulit Macan' Akibat Obat Pencahar Bisa Normal Lagi? Ini Kata Dokter

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 08:11 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/YakobchukOlena
Foto: Getty Images/iStockphoto/YakobchukOlena

 

RadarBangkalan.id - Video kolonoskopi yang memperlihatkan usus besar bercorak kehitaman menyerupai kulit macan atau melanosis coli sempat viral dan menarik perhatian publik. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan kebiasaan menggunakan obat pencahar atau laxative abuse, termasuk produk yang diklaim sebagai teh pelangsing.

Lantas, jika seseorang sudah mengalami perubahan warna pada usus besar akibat penggunaan obat pencahar, apakah kondisinya bisa kembali normal? Konsultan gastroenterohepatologi sekaligus ahli kolonoskopi, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, FINASIM, menjelaskan bahwa melanosis coli pada umumnya dapat pulih.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Dihindari Dokter Jantung Sebelum Jam 9

Melanosis Coli Bisa Kembali Normal

Dr Aru menjelaskan melanosis coli umumnya merupakan kondisi jinak dan tidak bersifat permanen. Perubahan warna kehitaman terjadi akibat pengendapan pigmen lipofuscin pada dinding usus.

Menurutnya, pigmen tersebut dapat menghilang secara alami setelah penggunaan obat pencahar dihentikan. Namun, prosesnya membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan.

"Melanosis coli ini biasanya jinak, ya. Tidak berbahaya, ya, dan sifatnya reversible, jadi reversible sifatnya, dia bisa hilang. Tetapi hilangnya itu biasanya lama, ya. Dimulai dengan harus menghentikan obat pencahar," jelas dr Aru kepada detikcom, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga: Kementerian Transmigrasi Tawarkan 3,1 Juta Hektare Lahan untuk Dikelola Pesantren

"Kemudian, biasanya bisa hilang antara 6 sampai 1 tahun. 6 bulan sampai 1 tahun," katanya.

Dengan demikian, seseorang yang mengalami melanosis coli tidak membutuhkan tindakan khusus untuk membersihkan pigmen tersebut dari dinding usus.

"Iya, dari tubuh sendiri yang akan membersihkannya," tambahnya.

Baca Juga: 3 Anggota DPRD Gerindra Jatim Terseret Kasus Narkoba, Pengamat Desak Dipecat

Proses tersebut berlangsung melalui regenerasi dan mekanisme alami tubuh setelah pemicu berupa penggunaan obat pencahar dihentikan.

Menghentikan Obat Pencahar Jadi Langkah Utama

Tantangan berikutnya setelah menghentikan obat pencahar adalah mengatasi sembelit. Pada sebagian orang yang terbiasa mengandalkan pencahar untuk buang air besar, penghentian penggunaannya dapat membuat keluhan sulit BAB kembali terasa.

Karena itu, dr Aru menyarankan perubahan gaya hidup sebagai salah satu langkah untuk membantu mengembalikan pola buang air besar secara alami.

"Mungkin dimulai dengan memperbaiki gaya hidup, seperti memperbaiki pola makan, jadi tinggi serat, banyak minum air putih, olahraga, berjalan, habis makan nggak boleh berbaring, itu akan membantu gerakan usus, itu harus dikerjakan," ucapnya.

Pola makan tinggi serat, cukup minum, serta aktivitas fisik dapat membantu mendukung pergerakan alami saluran pencernaan. Kebiasaan tersebut juga penting dilakukan secara konsisten agar tubuh tidak kembali bergantung pada obat pencahar.

Baca Juga: Wanita di Gresik Diduga Bacok Tunangan hingga Tewas, Lalu Telepon 110

Jangan Kembali Mengonsumsi Pencahar Sembarangan

Apabila perubahan gaya hidup belum cukup membantu mengatasi sembelit, pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Penggunaan kembali obat pencahar atau teh pelangsing secara sembarangan bukan solusi untuk mengatasi keluhan tersebut.

Baca Juga: Motor Jatuh Saat Salip Truk dari Kiri, Gadis 19 Tahun Tewas di Porong

Dokter dapat menentukan terapi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien, termasuk memberikan obat untuk membantu buang air besar dari jenis yang berbeda.

"Paling nggak kita stop dulu obat-obatannya, kemudian kita lakukan edukasi, kemudian kita berikan terapi-terapi yang sesuai dengan kondisi pasien seperti itu," terangnya.

"Yang kedua, biasanya nanti dokter akan memberikan obat-obatan yang sifatnya juga membantu untuk buang air besar, tetapi yang jenis lain yang tidak terlalu menyebabkan efek samping yang berat seperti ini," tutupnya.

Melanosis coli sendiri umumnya bersifat jinak dan dapat mengalami perbaikan setelah penggunaan pencahar dihentikan. Namun, bila seseorang mengalami sembelit berkepanjangan atau merasa sulit menghentikan penggunaan pencahar, pemeriksaan dan penanganan dokter diperlukan untuk mencari penyebab serta menentukan terapi yang aman.

Editor : Ubaidillah
laxative abuse susah buang air besar susah bab suplemen diet teh pelangsing