Kanker Kolorektal Mulai Banyak Menyerang Anak Muda, Gejalanya Sering Dikira Masalah Pencernaan

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 08:14 WIB
Foto: Ilustrasi kanker usus besar (Getty Images/Panuwat Dangsungnoen)
Foto: Ilustrasi kanker usus besar (Getty Images/Panuwat Dangsungnoen)

 

RadarBangkalan.id - Kanker kolorektal selama ini lebih sering dikaitkan dengan orang berusia lanjut. Namun, penyakit yang menyerang usus besar dan rektum ini juga dapat terjadi pada remaja hingga dewasa muda.

Kondisi tersebut menjadi perhatian setelah sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam Konferensi dan Pameran Nasional American Academy of Pediatrics (AAP) 2026 di San Diego Convention Center, 2-6 Oktober 2026, menunjukkan adanya peningkatan kasus kanker kolorektal stadium lanjut pada pasien berusia muda.

Baca Juga: Usus Bermotif 'Kulit Macan' Akibat Obat Pencahar Bisa Normal Lagi? Ini Kata Dokter

 

"Sayangnya, kanker kolorektal semakin umum terjadi pada remaja dan dewasa muda, dan merupakan penyakit yang berbeda dari kanker kolorektal yang didiagnosis pada orang dewasa yang lebih tua," kata penulis studi dan peneliti bedah anak, Erica Arnold, MD dalam siaran pers American Academy of Pediatrics.

"Ketika didiagnosis, penyakit ini sering kali agresif, muncul pada stadium lanjut dan dikaitkan dengan tingkat kekambuhan dan kematian yang tinggi," tambahnya.

Hampir Separuh Pasien Meninggal

Dikutip dari NYPost, para peneliti meneliti 84 pasien berusia 21 tahun atau lebih muda yang didiagnosis kanker kolorektal antara 2012 dan 2023. Sebagian pasien diketahui tidak memiliki riwayat keluarga kanker kolorektal.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Pagi yang Dihindari Dokter Jantung Sebelum Jam 9

Saat pertama kali didiagnosis, lebih dari separuh pasien sudah berada pada stadium 3. Pada tahap ini, kanker telah menyebar secara lokal.

Sementara itu, sebanyak 29 persen pasien sudah berada pada stadium 4, yang berarti kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lebih jauh.

Baca Juga: Motor Jatuh Saat Salip Truk dari Kiri, Gadis 19 Tahun Tewas di Porong

Pada akhir periode penelitian, hampir setengah dari pasien dalam penelitian tersebut meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Berbagai penanganan dilakukan terhadap pasien, termasuk operasi, kemoterapi, radioterapi, hingga ostomi. Ostomi merupakan prosedur pembuatan lubang alternatif pada tubuh agar kotoran dapat dikeluarkan.

Gejala Kanker Kolorektal Sering Dianggap Sepele

Para peneliti menyebut hasil buruk pada pasien muda tidak hanya berkaitan dengan sifat kanker yang agresif. Diagnosis yang terlambat juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Sebab, sejumlah gejala kanker kolorektal pada usia muda dapat menyerupai gangguan pencernaan yang lebih umum. Keluhan tersebut bahkan dapat dianggap sebagai wasir atau Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Beberapa gejala yang dilaporkan pasien sebelum mendapatkan diagnosis antara lain:

Baca Juga: Wanita di Gresik Diduga Bacok Tunangan hingga Tewas, Lalu Telepon 110

Gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami kanker kolorektal. Namun, keluhan yang menetap, berulang, atau disertai tanda peringatan seperti perdarahan dan penurunan berat badan perlu diperiksakan kepada dokter.

Baca Juga: 3 Anggota DPRD Gerindra Jatim Terseret Kasus Narkoba, Pengamat Desak Dipecat

Mengapa Kanker Kolorektal Bisa Menyerang Anak Muda?

Para peneliti masih berupaya memahami alasan meningkatnya kasus kanker kolorektal pada kelompok usia muda.

Sejumlah faktor diduga berperan, termasuk obesitas serta pola makan yang tinggi daging merah olahan dan gula. Paparan lingkungan seperti mikroplastik, pestisida, antibiotik, serta infeksi tertentu seperti E. coli juga disebut sebagai kemungkinan faktor yang masih diteliti.

Karena penyebab pasti peningkatan kasus pada usia muda belum sepenuhnya diketahui, para ahli masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan berbagai faktor tersebut dengan kanker kolorektal.

Yang tidak kalah penting, keluhan pencernaan yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai masalah ringan hanya karena penderitanya masih muda.

Baca Juga: Bechi Wajib Lapor via Video Call, Pakar UB Pertanyakan Kewenangan Bapas

Editor : Ubaidillah
gejala kanker kanker kolorektal kesehatan pencernaan usia muda