News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Prabowo: Akar Permasalahan Bukanlah Kelimpahan Kekayaan Alam, Melainkan Pada Kemampuan dan Integritas Pemimpin Bangsa

Raditya Mubdi • Minggu, 17 Desember 2023 | 05:49 WIB
Capres Prabowo Subianto
Capres Prabowo Subianto

RadarBangkalan.id—Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dengan tegas menegaskan komitmennya untuk tidak terjerumus menjadi politik yang sekadar mengumbar janji-janji manis tanpa memberikan bukti nyata.

Pernyataan politik yang memikat itu dilontarkan oleh Capres Prabowo dalam acara Silaturahmi Nasional Koperasi MDS (Mekar Digital Sejahtera) Coop 2023 yang juga menjadi momen perayaan HUT ke-2 di Purwakarta pada Sabtu (16/12).

Dalam sorotan tajamnya, Capres Prabowo membuka ruang diskusi terhadap praktik politik yang sering kali diwarnai oleh janji-janji kosong, terutama menjelang pemilihan umum dan pilkada.

"Kita sering tiap kali mau Pemilu, Pilkada, banyak politikus selalu obral janji, datang janji, asal janji, asal ngomong omdo, omong-omong doang iya kan? Benar tidak?" ujar Prabowo dengan nada kritis.

Resonansi positif dari para hadirin menjadi sinyal bahwa kesadaran akan perangkap janji politik yang tidak terealisasi sudah meluas di kalangan masyarakat.

Prabowo menunjukkan pemahamannya akan kecerdasan dan ketajaman pemikiran rakyat Indonesia.

"Ada yang sangat pintar bicara, muter sini, muter sana, tetapi, saya yakin, saya percaya, rakyat kita tidak bisa dibohongi terus menerus," tegasnya.

Pemimpin nomor urut dua tersebut berbagi visi tentang masa depannya, yang terfokus pada pengabdian untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.

Ia dengan lugas mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dan pemerintahan yang telah diawali oleh Presiden Joko Widodo.

"Karena itu, saya tidak mau asal janji, saya menulis buku, saya taruh hitam di atas putih, silakan pelajari," ungkapnya dengan jelas.

Dalam pandangan Prabowo, Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks. Meskipun negara ini kaya akan sumber daya, tantangan utama terletak pada kemampuan para pemimpin dalam mengelola kekayaan tersebut.

Ia memandang bahwa akar permasalahan bukanlah kelimpahan kekayaan alam, melainkan pada kemampuan dan integritas para pemimpin bangsa.

Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merenung bagaimana cara mengelola negara ini dengan lebih baik.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan urgensi transparansi dan tanggung jawab dalam pemerintahan.

Pernyataannya mencerminkan keyakinannya bahwa pembangunan dan kemakmuran sebuah bangsa hanya dapat tercapai dengan adanya kepemimpinan yang berkualitas dan mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Dengan gaya berbicara yang lugas dan sikap terbuka terhadap tantangan yang dihadapi.

Prabowo Subianto menunjukkan komitmen dan visinya untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya bercerita, tetapi juga bertindak nyata demi kesejahteraan bangsa dan negara.***

Editor : Raditya Mubdi
#politik #prabowo #capres