RadarBangkalan.id - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto baru-baru ini mengumumkan kelanjutan program bantuan langsung tunai (BLT) El Nino pada tahun depan, yakni tahun 2024. Beliau menegaskan komitmennya dengan turun langsung ke masyarakat guna memastikan ketepatan penyaluran serta menghimpun aspirasi masyarakat terkait kemanfaatan dan keberlanjutan program tersebut. Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa, 26 Desember 2023, Menko Airlangga menyatakan bahwa program BLT El Nino telah berjalan dengan baik, dan para penerima bantuan berharap agar program ini dapat diteruskan hingga tahun 2024.
Program BLT El Nino sendiri telah berhasil disalurkan dengan total anggaran mencapai Rp7,52 triliun, dimulai dari bulan November hingga Desember 2023, dengan besaran bantuan sebesar Rp400.000 per orang untuk dua bulan atau Rp200.000 per bulan. Sasaran penyaluran BLT El Nino mencakup 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Sebagai contoh, Kota Yogyakarta memiliki 22.810 KPM dengan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp9,12 miliar.
Hingga tanggal 21 Desember 2023, dana BLT El Nino yang telah tersalurkan mencapai Rp6,72 triliun atau sekitar 89,36%, sedangkan sejumlah Rp795 juta sedang dalam proses penyaluran. Menko Airlangga berharap bahwa hingga akhir tahun 2023, seluruh bantuan tersebut dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan manfaatnya.
Menko Airlangga juga melakukan dialog langsung dengan lima penerima BLT El Nino dari Kelurahan Mujamuju, Kota Yogyakarta. Kelima penerima, yang merupakan pekerja informal dan ibu rumah tangga, menyampaikan bahwa program BLT El Nino sangat membantu dan dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan pokok.
Selain BLT El Nino, Pemerintah juga telah memberikan sejumlah bantuan sosial lainnya, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan berupa pemberian beras sebanyak 10 kilogram. Upaya ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah dalam menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Selain itu, hal ini juga merupakan implementasi dari penerapan ekonomi Pancasila yang menekankan pada keadilan sosial dan pemerataan ekonomi.
Bagi masyarakat yang ingin memeriksa apakah mereka termasuk sebagai penerima BLT El Nino Caranya Sebagai Berikut :
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nama provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan
- Masukkan nama penerima manfaat (PM) sesuai kartu tanda penduduk (KTP)
- Ketik empat huruf kode, tidak dipisah spasi, sesuai yang tertera dalam kotak kode. Jika kode huruf kurang jelas, klik "refresh" untuk mendapatkan kode baru
- Setelah itu, klik "cari data"
- Selanjutnya, halaman situs Kemensos akan menampilkan nama penerima manfaat sesuai wilayah atau daerah yang dimasukkan
- Masyarakat termasuk golongan penerima BLT El Nino jika kolom Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau bantuan sembako berstatus "ya"
- Bila penerima manfaat belum memiliki "aplikasi cek bansos"
- Pilih "buat akun baru" dan isi kolom yang tersedia, seperti nomor KK, NIK, dan alamat sesuai KTP. Lampirkan swafoto bersama KTP serta foto KTP
- Kemudian klik "buat akun baru". Setelah berhasil, data akan diverifikasi oleh Kemensos. Setelah data terverifikasi, akun atau user ID akan diaktivasi dan menu pada Aplikasi Cek Bansos dapat diakses
- Login atau masuk dengan mengetikkan username dan kata sandi
- Pilih menu "cek bansos" dan lengkapi data sesuai KTP
- Selanjutnya, klik "cari data". Sistem akan menunjukkan data penerima manfaat bansos, termasuk penerima bantuan sembako, beserta statusnya.