News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Wakil Ketua Umum PBNU Menegaskan Bahwa Pemberhentian Ketua PWNU Jatim Merupakan Masalah Internal Organisasi

Ubaidillah • Jumat, 29 Desember 2023 | 06:48 WIB
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Amin Said Husni (Antara/PBNU)
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Amin Said Husni (Antara/PBNU)

RadarBangkalan.id - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Amin Said Husni, dengan tegas menyatakan bahwa keputusan pemberhentian Ketua PWNU Jawa Timur (Jatim), KH Marzuki Mustamar, adalah suatu isu yang sepenuhnya bersifat internal dalam struktur organisasi tersebut.

Dalam keterangannya, Amin Said Husni menegaskan bahwa setiap organisasi memiliki hak dan kewenangan untuk mengatur urusan internalnya, termasuk dalam hal ini adalah proses pemberhentian seorang ketua wilayah. Keputusan tersebut, menurutnya, merupakan hasil dari mekanisme internal dan prosedur organisasi yang dijalankan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Wakil Ketua Umum PBNU menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan dan otonomi organisasi di tingkat daerah, seperti PWNU Jatim, dalam mengambil keputusan-keputusan yang berkaitan dengan manajemen internal. Ia menegaskan bahwa masalah internal semacam ini sebaiknya ditangani secara internal pula tanpa campur tangan pihak eksternal.

Amin Said Husni juga menambahkan bahwa pemberhentian seorang ketua wilayah tidak hanya berkaitan dengan keputusan struktural semata, tetapi juga merupakan bagian dari dinamika organisasi yang senantiasa berusaha untuk meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Oleh karena itu, keputusan tersebut perlu dipahami sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan dan tuntutan zaman.

Dalam konteks ini, Amin Said Husni mengajak seluruh anggota dan kader Nahdlatul Ulama untuk mendukung keputusan yang telah diambil oleh PBNU terkait pemberhentian Ketua PWNU Jatim. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan dan kemajuan organisasi, serta menegaskan bahwa setiap tindakan yang diambil adalah untuk kebaikan bersama dan kejayaan Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Dengan demikian, pernyataan tegas dari Wakil Ketua Umum PBNU ini mencerminkan sikap kokoh dan bertanggung jawab dalam mengelola dinamika internal organisasi. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah semata-mata sebagai tindakan otoriter, melainkan sebagai langkah yang diambil demi menjaga keharmonisan dan kesinambungan perjalanan organisasi ke depan.

Editor : Ubaidillah
#pbnu