RadarBangkalan.id - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru kembali meningkat. Tradisi membagikan amplop Lebaran kepada keluarga, anak-anak, hingga kerabat membuat permintaan uang kecil melonjak di berbagai daerah.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang baru melalui platform digital PINTAR BI periode 3. Program ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat yang belum mendapatkan kuota penukaran pada periode sebelumnya.
Baca Juga: Pendaftaran Polri 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
Melalui sistem digital PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah), masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara online sehingga prosesnya lebih tertib, terjadwal, dan mengurangi antrean panjang di lokasi penukaran.
Antusiasme Tukar Uang Baru Jelang Lebaran
Memasuki awal Maret 2026, minat masyarakat untuk menukar uang baru semakin tinggi. Uang pecahan kecil seperti Rp20.000 hingga Rp1.000 biasanya paling banyak dicari karena digunakan untuk isi amplop Lebaran.
Baca Juga: AC Milan Taklukkan Inter Milan 1-0 di San Siro, Selisih Poin di Klasemen Menyempit
Melalui layanan PINTAR BI, masyarakat dapat memilih lokasi penukaran, jadwal kedatangan, hingga jumlah uang yang akan ditukar. Penukaran dilakukan di sejumlah titik kas keliling maupun lokasi layanan terpadu yang telah disediakan Bank Indonesia.
Program ini juga dirancang untuk memastikan distribusi uang baru lebih merata kepada masyarakat.
Baca Juga: Getafe Tumbangkan Real Betis 2-0, Satriano dan Femenia Jadi Penentu Kemenangan
Alasan BI Terapkan Syarat Baru Penukaran Uang
Pada layanan penukaran uang Lebaran 2026, Bank Indonesia menerapkan beberapa aturan baru. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mencegah praktik penukaran oleh calo.
• Pemerataan akses penukaran uang
Sistem pendaftaran berbasis NIK membuat kesempatan menukar uang baru bisa dinikmati lebih banyak masyarakat.
Baca Juga: dr Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen
• Keamanan data lebih terjamin
Data pendaftar diverifikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga penyalahgunaan identitas dapat diminimalkan.
• Proses penukaran lebih cepat
Dengan verifikasi data sejak awal, proses penukaran di lokasi kas keliling dapat berlangsung lebih tertib dan efisien.
Jadwal Pendaftaran PINTAR BI Periode 3
Bagi masyarakat yang ingin menukar uang baru melalui PINTAR BI periode 3, pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi pintar.bi.go.id.
Baca Juga: Hasil FA Cup: Manchester City Comeback dan Kalahkan Newcastle 3-1, Omar Marmoush Cetak Brace
Umumnya pendaftaran dibuka dua hari sebelum jadwal layanan kas keliling di wilayah masing-masing.
Setelah berhasil mendaftar, masyarakat akan mendapatkan kode booking atau QR Code sebagai bukti pemesanan yang wajib dibawa saat datang ke lokasi penukaran.
Syarat Terbaru Tukar Uang Baru PINTAR BI 2026
Agar proses penukaran berjalan lancar, masyarakat perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut.
Baca Juga: Arema FC vs Bali United Berakhir 3-4, Teppei Yachida Bersinar di Laga Super League
• Wajib mendaftar secara online
Penukaran uang tidak melayani sistem datang langsung tanpa pendaftaran. Setiap orang harus melakukan pemesanan melalui situs PINTAR BI terlebih dahulu.
• Membawa KTP asli
Saat datang ke lokasi penukaran, masyarakat wajib menunjukkan KTP asli untuk verifikasi data.
Ketentuan penting:
• Satu NIK hanya bisa melakukan penukaran satu kali dalam satu periode
• Nama pada bukti pemesanan harus sesuai dengan KTP
• KTP harus ditunjukkan kepada petugas saat verifikasi
Baca Juga: Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Entry-Level Terbaru Apple
• Uang yang ditukarkan harus layak edar
Uang lama yang akan ditukar harus memenuhi ketentuan berikut:
• Merupakan uang rupiah asli
• Tidak rusak lebih dari 25 persen
• Tidak direkatkan dengan selotip atau staples
• Disusun rapi sesuai pecahan dan arah yang sama
• Batas maksimal penukaran
Untuk menjaga pemerataan, setiap orang hanya dapat menukar uang sekitar Rp4 juta hingga Rp5,3 juta tergantung paket pecahan yang tersedia.
Biasanya paket uang baru terdiri dari pecahan:
• Rp20.000
• Rp10.000
• Rp5.000
• Rp2.000
• Rp1.000
Pecahan ini disiapkan untuk kebutuhan amplop Lebaran atau THR keluarga.
Baca Juga: dr Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen
Cara Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI
Berikut langkah-langkah penukaran uang melalui layanan PINTAR BI.
• Buka situs pintar.bi.go.id
• Pilih menu Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling
• Pilih provinsi dan lokasi penukaran
• Tentukan tanggal serta jam penukaran
• Isi data diri seperti NIK, nama, nomor telepon, dan email
• Pilih jumlah uang yang ingin ditukar
• Unduh bukti pemesanan berupa QR Code
• Datang ke lokasi sesuai jadwal dengan membawa KTP
Alur Penukaran di Lokasi Kas Keliling
Baca Juga: Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Entry-Level Terbaru Apple
Saat tiba di lokasi penukaran, masyarakat biasanya akan melalui beberapa tahap berikut.
• Verifikasi QR Code atau kode pemesanan
• Pemeriksaan KTP
• Penyerahan uang lama
• Penghitungan uang oleh petugas
• Penyerahan paket uang baru
Sebelum meninggalkan lokasi, masyarakat disarankan menghitung kembali uang yang diterima.
Tips Agar Berhasil Mendapat Kuota Penukaran
Karena periode 3 merupakan tahap terakhir menjelang Lebaran, kuota penukaran biasanya cepat habis. Beberapa tips berikut bisa membantu mendapatkan slot penukaran.
• Daftar segera saat pendaftaran dibuka
• Gunakan koneksi internet stabil
• Siapkan NIK dan data diri lebih dulu
• Datang lebih awal ke lokasi penukaran
• Bawa uang sesuai nominal yang didaftarkan
Penukaran Uang Lebaran Kini Lebih Praktis
Baca Juga: Kebakaran Paduppa Resort Bira, Dua Karyawan Tewas Terjebak Api
Dengan sistem digital melalui PINTAR BI, proses penukaran uang baru kini menjadi lebih mudah dan terjadwal. Meskipun ada beberapa syarat tambahan, mekanisme ini membantu distribusi uang baru menjadi lebih merata sekaligus mengurangi antrean panjang.
Bagi masyarakat yang ingin menyiapkan amplop Lebaran, periode ketiga ini menjadi kesempatan terakhir untuk mendapatkan uang baru sebelum Idulfitri 2026.
Editor : Ubaidillah