News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Fakta-fakta Unik di Balik Pembangunan JLS, Jalur Lintas Selatan Terpanjang di Jawa Timur yang Hubungkan 8 Kabupaten

Azril Arham • Kamis, 11 Januari 2024 | 04:28 WIB
JLS, Jalur Lintas Selatan Jawa Timur yang Dibangun Selama 22 Tahun dan Menghubungkan 8 Kabupaten: Ini Dia Fakta-fakta Menariknya.
JLS, Jalur Lintas Selatan Jawa Timur yang Dibangun Selama 22 Tahun dan Menghubungkan 8 Kabupaten: Ini Dia Fakta-fakta Menariknya.

RadarBangkalan.id - Pemerintah Jawa Timur memulai perjalanan panjang pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) hingga dua dekade lalu.

Meskipun telah berlalu begitu lama, proyek ini masih terus berlanjut, bahkan beberapa bagian masih berada dalam tahap pembebasan lahan.

Menurut informasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, JLS yang menghubungkan pantai-pantai di wilayah tersebut diperkirakan membentang sepanjang ratusan kilometer.

Ternyata, besarnya anggaran yang diperlukan untuk membangun JLS tidaklah main-main, mencapai triliunan rupiah.

Uang sebanyak itu tidak hanya dialokasikan untuk satu daerah, melainkan untuk delapan daerah yang akan dilalui oleh JLS.

Kabupaten-kabupaten tersebut antara lain Pacitan, Trenggalek, Blitar, Lumajang, Jember, Malang, Tulungagung, dan Banyuwangi.

Pembangunan JLS menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Jawa Timur. Jalur ini menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan, yang menggunakan JLS untuk berlibur ke pantai-pantai yang dilaluinya.

Dampak positifnya terlihat pada peningkatan kunjungan wisatawan pada akhir tahun 2023, yang mencapai kenaikan hingga 200 persen.

Salah satu kabupaten yang mengalami peningkatan signifikan adalah Tulungagung, dengan kunjungan harian mencapai 15 ribu orang dari sebelumnya hanya 10 ribu.

Dengan panjang total yang diperkirakan mencapai 684 kilometer, JLS ini membentang melintasi delapan wilayah, yaitu Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.

Meskipun masih dalam proses pembangunan dan pembebasan lahan, pemerintah optimistis bahwa proyek ini akan selesai pada tahun 2024 dan sepenuhnya terhubung pada tahun 2025.

Proyek ini tidak hanya melibatkan satu instansi pemerintah, melainkan dilakukan oleh delapan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN).

Pembangunan dilakukan secara bertahap karena anggaran yang fantastis, diperkirakan mencapai Rp4,78 triliun.

Contohnya, pembangunan salah satu bagian JLS di Tulungagung, yakni LOT 65-6B ruas Sine-Molang, membutuhkan anggaran sebesar 240 miliar rupiah.

Menurut informasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur yang dikutip dari Radar Tulungagung, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, I Made Sukartha, menyatakan bahwa pembangunan JLS membutuhkan anggaran sekitar Rp2-4 miliar per kilometer.

Dengan panjang total lebih dari 600 kilometer, anggaran total untuk JLS ini bisa dihitung dengan mengalikan angka tersebut.

Meski memakan waktu yang cukup lama, pemerintah berharap pembangunan JLS akan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi dan pariwisata di Jawa Timur. ***

Editor : Azril Arham
#JLS #jalur lintas selatan #proyek #jawa timur #ekonomi #pembangunan