RadarBangkalan.id - Pada hari Rabu (10/1/2024), Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma, merayakan peringatan ulang tahun ke-51 PDIP bersama masyarakat Kalianyar, terutama di RW 08/RT 08, Jakarta Barat. Kehadiran Risma disambut meriah oleh ratusan warga yang telah menantikan momen spesial ini.
Saat tiba di lokasi, lagu selamat ulang tahun bergema dari suara ratusan warga yang telah berkumpul. Risma hadir dalam acara tersebut bersama dengan Ketua DPC PDIP Jakarta Barat, Lauw Siegvrieda, serta sejumlah kader di tingkat PAC, ranting, dan anak ranting. Kemeriahan dan kehangatan suasana turut menyertai perayaan tersebut.
Baca Juga : Sepanjang Tahun 2023 Kejaksaan Agung Berhasil Menyelamatkan dan Memulihkan Uang Negara sebesar Rp 74,7 Triliun dan Rp 10,4 Triliun
Dalam sambutannya, Risma menjelaskan bahwa tugasnya sebagai pengurus partai di pusat PDI Perjuangan adalah untuk menyelenggarakan perayaan ulang tahun bersama masyarakat.
"Ini peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan, saya ditugaskan karena saya adalah pengurus partai di pusat PDI Perjuangan, saya ditugaskan untuk mengadakan perayaan ulang tahun bersama dengan warga," kata Risma di Jalan Kalianyar Raya, Jakarta Barat. "Kita bisa merasakan senang dan sedih besama dengan bapak ibu sekalian semuanya," sambungnya.
Meskipun merayakan momen bersejarah ini, Risma menyadari bahwa PDIP masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki. Namun, dia meyakini bahwa setiap hari, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri tersebut berusaha untuk terus memberikan kontribusi positif kepada rakyat. "Tetapi bahwa kita mencoba untuk memperbaiki," ungkap Risma.Baca Juga : Menko Polhukam mahfud MD Minta Penyelesaian Cepat Kasus Penembakan Sukarelawan Prabowo-Gibran
Risma juga menyampaikan pesan kepada seluruh kader partai, dari tingkat pusat hingga anak ranting, untuk terus bersatu dengan masyarakat. "Kalau kita dekat dengan masyarakat, maka kita akan bisa mendengar apa yang mereka rasakan. Tugas kita memang harus menampung apa yang ada keluhan di masyarakat, itu adalah tugas kita," ujarnya dengan penuh semangat.
Dalam konteks ini, Risma menekankan pentingnya hubungan yang erat antara partai dan rakyat. "Sekali lagi jangan pernah teman-teman dari PDI Perjuangan, PAC, ranting, anak ranting, jangan pernah khianati rakyat. Karena itu hubungannya bukan hanya di dunia tapi juga nanti diminta pertanggungjawabannya kelak di hadapan Tuhan," ungkap Risma dengan tegas.
Baca Juga : 2024! Kemeriahan Menyambut Tahun Baru di Berbagai Negara, Indonesia Termeriah dan Termegah?
Pada kesempatan tersebut, mantan Wali Kota Surabaya tersebut memohon doa dari masyarakat agar PDIP dapat terus mengabdi untuk kepentingan rakyat. "Apa yang disampaikan oleh Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) kita harus bounding, menyatu dengan masyarakat. Apa yang dirasakan masyarakat mari kita tangkap. Karena itu adalah amanah, Tuhan mewakili suaranya. Kalau ada pepatah suara rakyat suara Tuhan itu benar, karena itu suara itu akan kita dengar," tutur Risma dengan penuh harap.
Risma juga menutup pidatonya dengan mengungkapkan harapannya untuk kemajuan PDIP di masa mendatang. "Kami mohon doanya, bapak ibu sekalian, kami bisa terus mengembangkan amanah yang diberikan rakyat kepada kita. Kami mencoba baik, baik, dan lebih baik lagi," pungkasnya.
Baca Juga : Ganjar - Mahfud Berduka Saat Mengetahui Seorang Relawannya Meninggal Dunia Akibat Dikeroyok
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Jakarta Barat, Lauw Siegvrieda, menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme warga yang telah hadir dalam perayaan tersebut. "Terima kasih, warga telah hadir begitu antusias ingin merayakan bersama-sama HUT ke-51 PDIP," ucapnya dengan senyum.
Baca Juga : Hasil Operasi Lilin Ke - 6 di 2023: 42 Meninggal dari total 152 Kecelakaan Lalu Liintas
Tokoh masyarakat RW 08, Mulyono, juga ikut menyampaikan terima kasih atas kehadiran PDIP di tengah-tengah masyarakat. "Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Risma yang jauh-jauh datang dan ingin berkenalan," ujar Mulyono dengan tulus.
Baca Juga : Dinamika TikTok Shop di Tahun 2023: Dari Keluhan Pedagang hingga Kemitraan Strategis dengan Tokopedia
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, yang diikuti dengan doa bersama. Tumpeng yang telah dipotong kemudian dibagikan bersama-sama oleh warga dan jajaran PDIP, memperlihatkan kekompakan dan kebersamaan dalam merayakan momen bersejarah ini.