News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Ancaman Penembakan ke Capres Anies Baswedan Saat Live TikTok, Minta Polri Usut Tuntas

Abdul Basri • Sabtu, 13 Januari 2024 | 15:30 WIB
Capres Anies Baswedan Mendapat Ancaman Penembakan Saat Live TikTok. (TikTok @aniesbaswedan)
Capres Anies Baswedan Mendapat Ancaman Penembakan Saat Live TikTok. (TikTok @aniesbaswedan)

Radarbangkalan.id - Situasi semakin panas ketika seorang pengguna TikTok secara terbuka mengancam akan melakukan penembakan kepada Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan.

Ancaman ini terekam dalam sesi live TikTok yang kemudian menjadi viral di platform tersebut.

Warganet yang tak dikenal itu dengan tegas mengucapkan ancaman penembakan tersebut, menciptakan kekhawatiran dan kemarahan di kalangan pendukung Anies Baswedan.

Respons cepat pun muncul dari para pendukung yang mencoba mengidentifikasi pemilik akun tersebut.

Dalam menanggapi serius ancaman ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengumumkan bahwa mereka akan mengusut tuntas dugaan ancaman penembakan yang dilakukan oleh salah satu penonton sesi live TikTok Anies Baswedan.

Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan proses pendalaman terhadap akun tersebut.

"Polri telah melakukan proses pendalaman terhadap akun tersebut," ujar Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta.

Meskipun demikian, hingga saat ini, kepolisian belum menerima laporan resmi terkait ancaman tembakan tersebut. Trunoyudo menegaskan, "Sejauh ini belum ada laporannya."

Sementara itu, netizen lainnya juga menyoroti akun TikTok @rifanariansyah yang sebelumnya telah mengancam akan menembak kepala Anies Baswedan.

Reaksi keras muncul dari Ahmad Sahroni, yang menilai bahwa pemilik akun tersebut harus segera diidentifikasi karena tindakan tersebut dianggap membahayakan nyawa para calon presiden.

"Ini sudah membahayakan nyawa para paslon. Kalau sekadar kritik pedas, ada sedikit hujat menghujat, dibuat meme, atau yang lainnya, itu masih sangat kita bisa pahami sebagai bagian dari demokrasi, apalagi ini memang sedang momentum pemilu.

Baca Juga: Tragedi Carok Massal di Tanjung Bumi Bangkalan, Empat Nyawa Melayang

Tapi kalau sudah mengancami, ini harus benar-benar diusut," tegas Sahroni.

Pihak Polri, sambil terus melakukan investigasi, juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan demi menjaga kelancaran Pemilu 2024.

"Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa, mari kita wujudkan Pemilu yang aman, damai untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tambah Trunoyudo.

Ancaman tersebut menjadi perhatian serius dalam mengamankan proses demokrasi dan menjaga keamanan selama periode pemilu. ***

Editor : Abdul Basri
#penembakan #anies baswedan #live TikTok #ancaman #capres