Ilmu Kebal, RadarBangkalan.id - Kali ini bukan carok yang paling mengerikan tapi sejarah kelam Ilmu Kebal yang pernah terjadi,
Ilmu kebal menjadi sebuah tradisi unik di Indonesia.
Bagaimana tidak, sebagian orang menganggap bahwa Ilmu kebal dapat menyelamatkannya ketika duel dengan lawan.
Belum lama ini Ilmu kebal menjadi sorotan usai adanya kasus carok massal di Bangkalan, Madura yang melibatkan Hasan Tanjung dan Mat Tanjar.
Penggunaan ilmu kebal dalam duel carok 2 vs 4 tersebut diyakini dimiliki oleh Hasan Tanjung dan Mat Tanjar,
meskipun pada akhirnya terbantahkan dari pengakuan pelaku kalau tidak memiliki Ilmu kebal.
Untuk mendapatkan ilmu kebal beberapa orang rela melakukan ritual khusus demi mendapatkan ilmu kebal.
Namun sayang, tak semua orang menggunakan ilmu kebal untuk kebaikan.
Beberapa di antaranya menggunakan ilmu kebal untuk kepentingan yang merugikan orang lain.
Salah satu sejarah kelam tentang para pencari ilmu kebal datang dari Indramayu, Jawa Barat.
Dikutip RadarBangkalan.id dari Antara, pada tahun 2006 lalu, Desa Eretan Kulon, Kandanghaur, Indramayu.
Seorang pria bernama Kasram (40) tewas saat diamuk massa saat dirinya
sedang berusaha menjalankan ritual yang diperlukan untuk mendapatkan ilmu kebal.
Kasram kala itu menginginkan ilmu hitam kekebalan tingkat tinggi.
Namun syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkannya adalah Kasram harus merudapaksa anak-anak di bawah umur dengan jumlah tertentu.
Sartono selaku Pamong Desa Eretan Kulon mengungkapkan kesaksiannya di tahun 2006.
"Banyak warga meyakini dia (Kasram) punya ilmu kebal dan juga ajian belut putih yang bisa
menghilang dari pandangan mata saat dikepung warga," ujar Sartono.
Kasram disebut memiliki kelompok yang akan membantunya melaksanakan aksi keji tersebut.
Para warga yang memiliki anak perempuan di bawah umur sampai harus begadang setiap malam
untuk menjaga rumah mereka agar tidak dimasuki kelompok Kasram.
Editor : Ubaidillah