News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bank BCA Dorong Desa Wisata: Mengembangkan Ekonomi Lokal dan Kreatifitas Budaya

Ubaidillah • Rabu, 7 Februari 2024 | 10:42 WIB
Rapat koordinasi bersama seluruh pengurus Desa Bakti BCA di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. (Foto: antara.com)
Rapat koordinasi bersama seluruh pengurus Desa Bakti BCA di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. (Foto: antara.com)

Radarbangkalan.id - Perusahaan bank swasta PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berusaha memperkuat kehadiran desa wisata di dalam negeri agar lebih mandiri dan memiliki tata kelola yang efektif.

EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn dalam rapat koordinasi bersama seluruh pengurus Desa Bakti BCA di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa,

menyatakan bahwa sektor pariwisata merupakan elemen kunci dalam pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong pembangunan lokal dan meningkatkan kesempatan kerja.

"Kami percaya bahwa pengembangan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah kunci untuk mencapai hal ini," ujarnya.

Dalam upaya pembinaan berkelanjutan, BCA fokus pada kemitraan dengan komunitas, terutama dalam memanfaatkan potensi pariwisata berbasis komunitas di Desa Bakti BCA.

"Dengan langkah ini, kami berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat," tambahnya.

BCA mencatat bahwa saat ini ada 26 desa yang mendapat bimbingan secara intensif dari bank tersebut. Desa-desa ini tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Menurut Hera, 12 desa di antaranya merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Desa-desa binaan tersebut telah meraih berbagai penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hera mengungkapkan bahwa Desa Wisata Taro dan Desa Wisata Hijau Bilebante baru-baru ini meraih penghargaan Best Tourism Village kategori Update Programme dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO) pada tahun 2023.

"Kami akan terus memberikan bimbingan dan pembinaan yang intensif kepada Desa Bakti BCA di seluruh Indonesia.

Kami berharap desa-desa ini akan berkembang menjadi destinasi wisata yang dikenal secara internasional sambil tetap memelihara keanekaragaman budaya, tradisi, dan kekayaan alam yang dimiliki," katanya.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi tersebut, BCA melakukan pembahasan tentang praktik tata kelola desa wisata yang berkelanjutan,

termasuk tata kelola yang bertanggung jawab, ekonomi kreatif yang berkelanjutan, dan aspek sosial budaya dalam upaya pelestarian budaya nusantara.

Para pengurus desa juga diberi kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi langsung dengan konsultan ahli yang mendampingi pengembangan kapasitas desa pemenang kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia.

"Perwakilan pengurus desa juga mendapat contoh penerapan praktik pariwisata berkelanjutan sebagai modal penting dalam menciptakan sumber daya manusia desa wisata yang berkualitas, serta melakukan benchmarking terhadap praktik terbaik dalam industri serupa," tambahnya.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Editor : Ubaidillah
#wisata dalam negeri #kabupaten karanganyar #bank bca