Radarbangkalan.id - Pendaftaran untuk menghadiri Kampanye Akbar Anies-Muhaimin (Amin) di Jakarta Internasional Stadium (JIS) menjadi sorotan dengan munculnya jutaan pengunjung yang ingin mendaftar.
Namun, di tengah kehebohan ini, terbuka pula peluang bagi para pelaku bisnis tiket untuk mengambil keuntungan.
Dalam media sosial, khususnya platform X, bersamaan dengan sorotan intens terhadap agenda ini, muncul fenomena di mana beberapa akun menjual tiket pendaftaran.
Salah satu contoh kasus terekam dalam unggahan akun @lamboroada di media sosial X.
Dalam unggahan tersebut, akun tersebut mengungkapkan adanya akun-akun yang menjual tiket pendaftaran untuk Kampanye Akbar Anies-Muhaimin (Amin) di JIS.
"Apa ga bisa diamnin ini...
masa tiket Gratis kampanye Anies di JIS dijual gitu aja?" tulisnya dalam unggahan yang dibagikan pada Rabu (7/2).
Baca Juga : Misteri di Laut: Pelajar SMA Hilang Diduga Meloncat ke Laut dari Kapal KM Sabuk Nusantara 92, Pencarian Tim SAR Masih Nihil
Dalam tangkapan layar yang dibagikan, terlihat bahwa salah satu akun telah memposting penawaran menjual tiket Kampanye Akbar Anies-Muhaimin (Amin) di JIS dengan mencantumkan tagar WTS (Want To Sale).
"WTS (Want To Sale). Tiket kampanye Anies Cak Imin JIS. Avail 5 yuk yuk lgsg forward keemail ya," tulis salah satu akun tersebut.
Baca Juga : Pelajar SMA Tiba Tiba Meloncat ke Laut, Misteri Hilangnya Penumpang KM Sabuk Nusantara 92 di Perairan Pulau Raas
Sebelumnya, saat pendaftaran untuk menghadiri agenda Kampanye Akbar pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dibuka pukul 11.11 WIB pada Rabu (7/2), antusiasme masyarakat begitu besar hingga mengakibatkan situs webnya diserbu oleh jutaan pengunjung dalam waktu singkat.
Fenomena ini pun menimbulkan kecurigaan terhadap kemungkinan adanya sabotase terhadap situs web tersebut.
Baca Juga : Terungkap Penyebab Venny Alberti Ingin Gugat Cerai Akash Elahi Disebut Kena Karma Istri Pertama, Ternyata....
Tingginya jumlah pengunjung yang mencapai 3,5 juta dalam hitungan menit dianggap sangat mencurigakan.
Sebagian warganet bahkan mengemukakan dugaan bahwa hal ini mungkin merupakan sabotase yang disengaja agar tiket cepat habis dan menjadi sulit didapatkan oleh masyarakat umum.
Seiring dengan peningkatan perhatian terhadap agenda ini, muncul pertanyaan seputar keamanan proses pendaftaran tiket.
Sebuah akun dengan nama @monolo1812503, dalam salah satu komentarnya, menanyakan apakah proses pendaftaran tiket rentan dieksploitasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, mengacu pada kejadian sebelumnya yang mencurigakan. ***
Baca Juga : Aksi Demo Pemkab Sampang, Pro Kontra Kebijakan PJ Bupati Sampang Hingga Digruduk 2 Aksi Sekaligus