News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

25 Puskesmas DKI Jakarta Siap Bantu Caleg yang Stres Pasca Pemilu 2024

Ubaidillah • Rabu, 14 Februari 2024 | 14:15 WIB
Pemilih memasukkan surat suara saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 17 kelurahan Rimuku, Mamuju, Sulawesi Barat, 27 April 2019. (Foto: tempo.co)
Pemilih memasukkan surat suara saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 17 kelurahan Rimuku, Mamuju, Sulawesi Barat, 27 April 2019. (Foto: tempo.co)

Radarbangkalan.id - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Luigi, menyarankan para calon anggota legislatif (caleg) yang tidak berhasil dalam Pemilu 2024 untuk mencari bantuan profesional jika merasa stres.

Luigi menyatakan bahwa puskesmas-puskesmas di DKI Jakarta telah siap memberikan pendampingan psikolog kepada caleg yang mengalami stres.

"Ada psikolog yang tersedia di 25 puskesmas di seluruh DKI Jakarta," ujar Luigi pada Selasa, 14 Februari 2024.

Adapun 25 puskesmas yang dimaksud mencakup Puskesmas Cempaka Putih, Puskesmas Gambir, Puskesmas Johar Baru,

Puskesmas Kemayoran, Puskesmas Menteng, Puskesmas Sawah Besar, Puskesmas Senen, dan Puskesmas Tanah Abang untuk wilayah Jakarta Pusat.

Kemudian, terdapat Puskesmas Cilincing untuk wilayah Jakarta Utara, serta Puskesmas Palmerah, Puskesmas Tamansari, dan Puskesmas Kembangan untuk Jakarta Barat.

Selanjutnya, terdapat Puskesmas Pancoran, Puskesmas Tebet, Puskesmas Setiabudi, Puskesmas Mampang Prapatan,

Puskesmas Kebayoran Lama, Puskesmas Kebayoran Baru, dan Puskesmas Cilandak untuk Jakarta Selatan.

Sementara itu, bagi mereka yang membutuhkan dukungan psikolog di Jakarta Timur, mereka dapat mengunjungi Puskesmas Pasar Rebo,

Puskesmas Ciracas, Puskesmas Cipayung, Puskesmas Kramatjati, Puskesmas Duren Sawit, dan Puskesmas Matraman.

Luigi menjelaskan bahwa secara umum, stres dan tekanan psikologis sering dialami oleh peserta pemilu yang tidak berhasil.

Baca Juga: Hasil Quick Count Pilpres 2024: Ganjar Mahfud Menang Mutlak Exit Poll Pemilu Luar Negeri, TPN Kawal Suara

Namun, ia mengakui bahwa tidak ada data spesifik terkait hal ini pada Pemilu 2019 karena Dinkes DKI tidak mengumpulkan data tersebut.

"Dalam Pemilu 2024 ini, dengan tersedianya fasilitas dan layanan kesehatan jiwa yang semakin baik,

kami akan mencatat peserta pemilu yang tidak berhasil dan mencari bantuan di fasilitas kesehatan kami di Provinsi DKI Jakarta," katanya.

Ia juga mengajak setiap peserta pemilu untuk mengutamakan kesehatan fisik dan mental mereka dengan cara mencari bantuan profesional,

mendapatkan dukungan sosial, dan menerima hasil pemilu dengan sikap positif. "Menerima segala kemungkinan dengan lapang dada," tambahnya.

Dengan dukungan psikologis yang tersedia di puskesmas-puskesmas Jakarta, para caleg yang mengalami stres pasca Pemilu 2024 diharapkan dapat mendapatkan perawatan yang diperlukan untuk kesehatan mental mereka.

Semoga langkah ini dapat membantu mereka menghadapi tantangan dan meraih kesejahteraan.

Editor : Ubaidillah
#25 Puskesmas #pilkada 2024 #Pemilu 2024 #Caleg 2024 #Caleg Stres Pasca Pemilu 2024 #pilpres 2024