News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Komeng Patahkan Opini Politik Itu Mahal, Dapat Suara Terbanyak Dengan Modal yang Minim

Azril Arham • Minggu, 18 Februari 2024 | 18:09 WIB
Surat suara menampilkan foto Komeng (dua dari Kanan) yang bergaya nyeleneh di surat suara  (X/Bandung Fess)
Surat suara menampilkan foto Komeng (dua dari Kanan) yang bergaya nyeleneh di surat suara (X/Bandung Fess)

RadarBangkalan.id - Komedian terkenal Komeng telah mencuri perhatian publik dalam pesta demokrasi terbaru di Jawa Barat pada Rabu lalu (14/2/2024).

Dengan kehadiran uniknya di kertas suara DPD, Komeng berhasil memunculkan gelombang pembicaraan yang tak berkesudahan di kalangan masyarakat.

Bahkan hingga hari ini, Sabtu (17/2/2024), nama Komeng masih menjadi topik hangat yang tak boleh dilewatkan.

Fenomena ini menandai sebuah perbedaan dari biasanya, di mana beberapa tokoh publik, termasuk artis, seringkali mendaftar sebagai calon legislatif atau caleg.

Tetapi, yang membedakan Komeng adalah pendekatannya yang berbeda.

Berbeda dengan artis lain yang sering mempromosikan diri melalui media sosial dan kampanye, Komeng justru memilih jalur yang lebih sederhana.

Tidak tergabung dalam partai politik manapun, tanpa gembar-gembor saat mendaftar sebagai caleg, bahkan tanpa kampanye yang terstruktur, Komeng berhasil menarik perhatian masyarakat.

Bandingkan dengan upaya kampanye aktif beberapa artis lain seperti Verrel Bramasta, Aditya Zoni, Uya Kuya, dan Melly Goeslaw di media sosial mereka.

Meskipun mereka aktif, terdapat risiko gagal seperti yang dialami beberapa di antaranya.

Namun, pada Pemilu kali ini, kehadiran Komeng tanpa modal, tanpa afiliasi partai politik, dan tanpa kampanye ternyata mampu menghasilkan suara yang signifikan dari masyarakat.

Bahkan, jika dibandingkan dengan nama-nama terkenal lainnya seperti mantan artis Jihan Fahira yang juga mencalonkan diri sebagai caleg dapil Jawa Barat, Komeng unggul jauh dalam perolehan suara.

Data dari KPU per Sabtu (17/2/2024) menunjukkan perolehan suara Komeng yang fantastis, meskipun tanpa kampanye aktif.

Dalam sebuah wawancara, Komeng menyatakan keinginannya untuk membuktikan pada masyarakat bahwa politik tidak selalu harus mahal.

Dia menyadari bahwa popularitas, elektabilitas, dan dana kampanye merupakan aspek penting dalam politik.

Namun, dengan tangan kosong, Komeng berhasil membuktikan bahwa modal bukanlah satu-satunya jalan menuju kesuksesan politik.

Dengan demikian, keberhasilan Komeng dalam Pemilu kali ini menunjukkan bahwa politik yang inklusif dan jauh dari mahal bukanlah sekadar impian.

Dengan kesederhanaan dan kesungguhan, siapa pun bisa bersaing dalam kancah politik, termasuk seorang komedian seperti Komeng. ***

Editor : Azril Arham
#mahal #politik #opini #caleg #komedian #komeng #jawa barat #dpd ri