News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

WOW! Tornado Rancaekek Jadi yang Pertama di Indonesia, Ini Bedanya dengan Puting Beliung

Ubaidillah • Jumat, 23 Februari 2024 | 12:34 WIB
Potret Tornado Rancaekek. (Foto X)
Potret Tornado Rancaekek. (Foto X)

Radarbangkalan.id - Baru-baru ini, wilayah Bandung-Sumedang diterpa angin kencang yang merusak bangunan hingga membalikkan truk.

Ahli klimatologi membuka kemungkinan bahwa angin kencang tersebut merupakan tornado pertama di Indonesia.

Baca juga: Heboh Kondisi Korban Bully, Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat , Pihak Sekolah Buka Suara!

"Kronologi foto-foto dan video dari masyarakat dan media sangat membantu periset dalam mendokumentasikan extreme event yg tercatat sebagai tornado pertama ini," kata Erma Yulihastin,

pakar klimatologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam akun X @EYulihastin dikutip dari detikInet, Kamis (22/2/2024).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, dua bencana angin puting beliung terjadi di Sumedang-Bandung.

Baca Juga: Anti Ngelag! Review Infinix Hot 40 Pro: Hot Series Naik Kelas Jadi HP Gaming?

"Pertama, di Kecamatan Jatinangor, Sumedang, sekitar jam 16.00 WIB. Kedua, di Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, pada sore hari.

Erma menyinggung durasi bencana tersebut berbeda dengan kebiasaan puting beliung di Indonesia.

"Selain itu juga durasi. Dalam kasus puting beliung yg biasa terjadi di Indonesia, hanya sekitar 5-10 menit itu pun sudah sangat lama.

Hanya ada satu kasus yg tidak biasa ketika puting beliung terjadi dalam durasi 20 menit di Cimenyan pada 2021," tuturnya.

Baca Juga: Hari ini Relawan Ganjar Demo di Bawaslu, 1.978 Polisi Dikerahkan

Investigasi Lebih Lanjut

Meski begitu, Erma mengaku belum menyediakan data kecepatan angin dan diameter maupun pemicu tornado tersebut. Ia dan tim periset BRIN akan menindaklanjuti terkait tornadi di Rancakek ini.

"Kami tim periset dari BRIN secepatnya akan melakukan rekonstruksi dan investigasi tornado Rancaekek pada hari ini (21/2)," ungkap Erma.

Baca Juga: Ungkap Kekhawatiran soal Anak Sulungnya ke Kak Seto, Vincent Rompies: Bantah Terus

Beda Tornado dengan Puting Beliung

Melansir dari laman resmi BMKG, tornado dan puting beliung sama-sama merupakan pusaran atmosfer. Kedua pusaran atmosfer ini juga berkisar pada ratusan meter.

Namun, puting beliung merupakan sebutan untuk tornado skala kecil yang terjadi di Indonesia. Dampak puting beliung juga lebih kecil dari tornado.

Baca Juga: Profil Lengkap Legolas Rompies, Anak Vincent Rompies yang Jadi Pembully

Jika didasarkan pada durasi, puting beliung hanya berlangsung kurang dari 10 menit. Sementara tornado bisa mencapai 15 menit.

Apabila tornado terjadi di atas perairan, maka akan disebut dengan water sprout.

Editor : Ubaidillah
#bencana alam #Puting Beliung Bandung #Angin Putig Beliung #tornado #rancaekek