News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Misi Mulia Ramadan 1445 H: 500 Pendakwah, Pionir Dakwah di Wilayah 3T

Raditya Mubdi • Jumat, 1 Maret 2024 | 20:12 WIB
Resmi Dibuka Pendaftaran 500 Dai untuk Dakwah di Wilayah 3T, Ini Link Pendaftarannya. (Ilustrasi : Freepik/rawpixel.com)
Resmi Dibuka Pendaftaran 500 Dai untuk Dakwah di Wilayah 3T, Ini Link Pendaftarannya. (Ilustrasi : Freepik/rawpixel.com)

RadarBangkalan.id — Memasuki bulan suci Ramadan tahun 1445 H/2024 M, umat Muslim di seluruh dunia bersiap untuk memasuki ibadah puasa dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Namun, fokus kali ini tertuju pada sebuah misi dakwah yang memikat hati: 500 pendakwah, dai, dan daiyah yang akan menjadi pionir syiar Islam di wilayah terpinggir, tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pada tanggal 1 Maret 2024, Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia mengambil langkah berani dengan mengirimkan rombongan 500 pendakwah,

menjadikan bulan Ramadan sebagai momen yang lebih berarti dan penuh makna. Sebagai langkah awal,

para pendakwah ini diharapkan tidak hanya menjadi penyampai pesan dakwah, tetapi juga duta syiar Islam di wilayah 3T.

Acara pelepasan resmi di Jakarta pada Rabu, 28 Februari, menjadi titik awal perjalanan misi mulia ini.

Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, menggarisbawahi pentingnya tugas ini yang memerlukan "keberanian, ketekunan, dan keteguhan hati."

Dia menekankan bahwa para pendakwah diharapkan menyampaikan pesan dakwah dengan penuh rahmat dan kelembutan, menciptakan atmosfer yang menyejukkan, serta memperkuat kerukunan dan harmoni di tengah perbedaan.

"Jadilah para dai dan daiyah sebagai pelopor yang menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.

Kebinekaan adalah ciptaan Ilahi yang harus kita syukuri dan jaga bersama-sama," tambahnya.

Program Dai 3T menjadi simbol upaya pemerintah untuk memberikan layanan pendidikan keagamaan kepada seluruh warga negara Indonesia, terutama di wilayah 3T yang sering terabaikan.

Wilayah ini memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara, sehingga dakwah yang disebarkan di sana harus mengusung ajaran Islam yang moderat dan inklusif.

Baca Juga: Prediksi dan Head to Head Al Nassr vs Al Hazm, Liga Arab Saudi Malam Ini Pukul 00:00, 1 Maret 2024

Dai 3T bukanlah program tanpa landasan. Digagas oleh Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag sejak tahun 2021,

program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan dakwah Islam.

Pada 1 Maret 2024, 500 dai dan daiyah telah diberangkatkan ke 34 provinsi di Indonesia. Namun, misi dakwah tidak hanya terbatas di dalam negeri.

Kemenag juga melibatkan para dai dan imam masjid untuk menyebarkan ajaran Islam di beberapa negara di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Korea, dan Uni Emirat Arab.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah Islam di tingkat internasional, menciptakan jembatan spiritual antara Indonesia dan dunia.

Dengan semangat dan keberanian, para pendakwah ini bukan hanya ujung tombak dalam menyebarkan cahaya Islam di wilayah yang membutuhkan,

tetapi juga menciptakan momentum penting dalam mempererat kebersamaan dan keberagaman selama bulan suci Ramadan.

Misi mulia ini memberikan arti baru pada Ramadan tahun ini, menjadi puncak perjuangan untuk memperluas dan memperkokoh pondasi ajaran Islam di wilayah yang kadang terlupakan.***

Editor : Raditya Mubdi
#dakwah #ramadhan #dai