Radarbangkalan.id – Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kompetensi para pencari kerja dengan mendekatkan mereka kepada kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan di berbagai perusahaan.
Salah satu langkah terbaru adalah melalui kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan Bundesinstitut für Berufsbildung (BiBB), sebuah lembaga riset yang fokus pada pelatihan dan pendidikan teknik vokasional (TVET).
Pada Jumat, 1 Maret 2024, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, melakukan pertemuan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, Jerman, dengan Technical Advisor dan Wakil Kepala TVET, Michel Wiechert untuk membahas kerja sama.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas tentang peningkatan dan pengembangan kerja sama di masa mendatang antara Kemnaker dan BiBB.
Baca Juga : Jokowi Tinjau Langsung Proses Pembangunan di IKN, Progres Capai 74 Persen
Anwar Sanusi menyatakan harapannya bahwa pertemuan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem TVET di Jerman serta peran yang dimainkan oleh BiBB dalam ekosistem tersebut.
BiBB sendiri merupakan sebuah lembaga riset yang melibatkan unsur pemerintah, industri, dan perguruan tinggi di Jerman.
Tugas utamanya adalah untuk menganalisis kebutuhan tenaga kerja, baik dari segi sektor industri maupun keahlian yang diperlukan.
Baca Juga : Yamaha Pikat Pengunjung di IIMS 2024 dengan Varian Motor Terbarunya Lexi LX 155
Kerja sama antara Indonesia dan Jerman dalam bidang pengembangan pelatihan vokasional ini difokuskan pada upaya menciptakan pola pelatihan yang efektif dan efisien guna mendukung percepatan dan peningkatan jumlah tenaga kerja di Indonesia.
Anwar Sanusi menegaskan bahwa Kemnaker akan melanjutkan kerja sama ini dengan merintis dan mengadakan penelitian-penelitian di bidang pelatihan vokasional, terutama yang terkait dengan sektor manufaktur.
Penelitian-penelitian ini diharapkan akan diterapkan di berbagai balai latihan kerja di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Apple Umumkan Pembatalan Proyek Mobil Listrik Karena Alami Kerugian Hingga Miliaran Dolar
Keberhasilan sistem pelatihan vokasional di Jerman telah menjadi contoh bagi Indonesia dalam mengembangkan pendidikan vokasi.
Anwar Sanusi sangat mengapresiasi upaya Pemerintah dan industri di Jerman yang bersedia untuk mendukung Indonesia dengan mengirimkan instruktur pelatihan vokasional yang berkualitas dan berpengalaman.
Dengan kerja sama ini, Anwar Sanusi berharap bahwa inisiatif Pemerintah Indonesia untuk bekerja sama dengan BiBB akan terus berlanjut di masa depan.
Ia percaya bahwa melalui peningkatan dan pengembangan kerja sama yang saling menguntungkan, Indonesia dan Jerman dapat bersama-sama meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara. ***