Radarbangkalan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Madiun untuk meresmikan proyek perbaikan jalan di Jawa Timur.
Proyek ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) daerah (JID) Provinsi Jawa Timur bagian selatan dengan panjang mencapai 209,46 kilometer.
Keseluruhan proyek Inpres di Jawa Timur melibatkan 33 ruas jalan di bagian utara dan selatan dengan total panjang mencapai 275 kilometer, dan membutuhkan biaya sebesar Rp 925 miliar.
"Anggaran sebesar Rp 925 miliar hanya untuk Jawa Timur saja.
Anggaran ini merupakan jumlah yang sangat besar," ungkap Jokowi di Desa Mojopurno, Wungu, Kabupaten Madiun, seperti dilaporkan oleh Jawa Pos Radar Madiun pada tanggal 8 Maret.
Baca Juga : Simak Perbandingan Smartphone Realme 12 Pro 5G dan Redmi Note 13 Pro 5G Sebelum Anda Memilih
Jokowi juga menyatakan bahwa banyak jalan daerah di seluruh Indonesia membutuhkan perbaikan, terutama setelah masa pandemi Covid-19 di mana infrastruktur daerah memerlukan percepatan pembangunan.
Baca Juga : Telkomsel Hadirkan Kuota Khusus Para Gamer untuk Dukung Industri Game
Melalui program JID, pada tahun 2023 lalu, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 14,6 triliun untuk perbaikan jalan-jalan daerah di seluruh Indonesia.
Program ini akan dilanjutkan pada tahun ini dengan alokasi dana sebesar Rp 15 triliun.
"Kita akan melanjutkan program perbaikan jalan dengan anggaran sebesar Rp 15 triliun pada tahun ini.
Jalan-jalan yang rusak akan diperbaiki di berbagai provinsi," tambahnya.
Baca Juga : Neta Akan Mulai Produksi Mobil Listrik Lokal pada Bulan Mei Mendatang
Kabupaten Madiun dipilih sebagai lokasi peresmian proyek perbaikan jalan karena telah menjadi salah satu penerima program bantuan JID di Provinsi Jawa Timur.
Salah satu ruas jalan yang diperbaiki adalah ruas jalan Dungus–Batas Kota Madiun sepanjang 8,73 kilometer melalui program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ***