News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Tata Cara Sholat Tahajud, Lengkap! Disertai Doa dan Dzikirnya

Ubaidillah • Selasa, 12 Maret 2024 | 18:29 WIB
Ilustrasi sholat.
Ilustrasi sholat.

RadarBangkalan.id - Tahajud memiliki keutamaan yang luar biasa bagi setiap muslim. Sholat sunnah ini diyakini sebagai kunci mendapat jawaban-Nya bagi setiap persoalan hidup,

keridhoan-Nya, petunjuk-Nya, hingga cinta dari Allah, Tuhan yang Maha Esa. Dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah r.a,

saat seseorang bertanya pada Nabi Muhammad SAW, “Sholat manakah yang paling utama setelah sholat wajib (sholat lima waktu).

"Rasulullah SAW menjawab, 'Sholat Tahajud'.” Dilansir dari laman resmi NU Jawa Barat, sholat ini dapat dikerjakan mulai selepas isya hingga menjelang subuh.

Sholat tahajud dikerjakan minimal dua rakaat, dan maksimal tanpa batasan. Penting untuk tidak memaksakan diri, utamakan kekhusyukan dari pada mengejar jumlah rakaat yang banyak.

Tata Cara Sholat Tahajud

Ambil air wudhu,

Baca niat sholat tahajud

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku menyengaja shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Takbiratul ihram. Baca surat Al-Fatihah. Baca surat dalam Al-Quran Rukuk I'tidal Sujud pertama, duduk di antara dua sujud dan sujud kedua sebagaimana sholat fardu.

Berdiri kembali, ulangi semua tahapan di rakaat pertama lalu tutup dengan duduk tasyahud akhir. Salam

Doa Setelah Sholat Tahajud

Rasulullah juga mengajarkan doa setelah sholat tahajud. Berikut doa sholat tahajud, menukil laman resmi NU Jawa Barat.

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Latin: Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.

Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq.

Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu.

Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a'lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: “

Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya.

Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah.

Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang kemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui daripada aku.

Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

Dzikir Setelah Tahajud

Urutan dzikir yang baik adalah memuji Allah SWT terlebih dahulu, membacakan sholawat kepada nabi Muhammad SAW, kemudian barulah meminta ampun atas segala kesalahan dan dosa.

Mengucap Subhanallah 100 kali

Membaca Alhamdulillah 100 kali

Mengucap Allahuakbar 100 kali

Membaca sholawat pendek (Shallallaahu 'alaa Muhammadin) 100 kali

Membaca istighfar atau Astagfirullah 100 kali

Jumlah bacaan dapat disesuaikan dengan kesanggupan dan kehendak hati masing-masing.

Jadwal Imsakiyah, buka puasa dan jadwal sholat selama bulan Ramadhan 2024/1445 H di wilayah Kabupaten Jepara.
Jadwal Imsakiyah, buka puasa dan jadwal sholat selama bulan Ramadhan 2024/1445 H di wilayah Kabupaten Jepara.
Editor : Ubaidillah
#Dzikir Setelah Tahajud #sholat tahajud #doa setelah sholat tahajud #Niat Sholat Tahajud #ramadhan 2024 #tata cara sholat tahajud #tahajud