News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mahasiswa Tewas saat Perjalanan Mudik, Diguga Mengantuk Hingga Tabrak Pembatas Jalan

Ajiv Ibrohim • Selasa, 9 April 2024 | 21:05 WIB
Polisi mengevakuasi Honda CBR 150R yang tercebur ke sungai usai menabrak pembatas jalan. Pengendaranya tewas akibat tenggelam. (Istimewa)
Polisi mengevakuasi Honda CBR 150R yang tercebur ke sungai usai menabrak pembatas jalan. Pengendaranya tewas akibat tenggelam. (Istimewa)

Radarbangkalan.id – Sebuah tragedi yang mengguncang dialami oleh seorang mahasiswa yang tewas dalam sebuah kecelakaan di perjalanan mudik.

Kecelakaan tragis ini terjadi saat kendaraan yang dikendarainya tabrak pembatas jalan dan akhirnya tercebur ke sungai di Jalan Raya Dusun Jati, Desa Jatikalang, Kecamatan Krian, Sidoarjo, pada hari Senin (8/4) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Korban bernama Dani Aris Pujianto, berusia 22 tahun, merupakan seorang warga Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Menurut keterangan dari Kapolsek Krian, Kompol Daky Dzul Qornain, kecelakaan tunggal ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda CBR 150R dengan nomor polisi S 2242 SQ.

Kronologis kejadian menurut saksi mata menyebutkan bahwa awalnya sepeda motor tersebut melaju dari arah timur menuju barat, dari Sidoarjo menuju Krian.

Namun, di lokasi kejadian, korban diduga mengantuk sehingga mengakibatkan olengnya sepeda motor ke kiri dan menabrak pembatas jalan dengan keras.

Akibatnya, pengendara terpental hingga tercebur ke sungai.

Baca Juga : Menjelajahi Potensi 3 Desa Wisata di Sekitar IKN

Dugaan bahwa korban hendak mudik menjadi tersirat dari peristiwa ini, mengingat kecelakaan terjadi pada malam hari, saat banyak orang sedang dalam perjalanan pulang kampung.

Beberapa menit setelah kejadian, warga setempat menemukan sepeda motor yang rusak di pinggir sungai.

Curiga dengan kejadian tersebut, warga pun mencari pemiliknya.

Namun, setelah ditelusuri, korban tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Ternyata, korban telah tenggelam dan hanyut ke arah timur sungai.

Baca Juga : 4 Destinasi Wisata Indonesia Jadi Tempat Liburan Pesohor Dunia

Upaya pencarian dilakukan oleh petugas dan warga setempat.

Setelah proses pencarian yang intensif dilakukan, jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari tempat kejadian perkara.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazahnya dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan otopsi lebih lanjut.

Baca Juga : Wajib Ada! Ketahui Resep Kari Ayam Kental ala India yang Lezat untuk Menu Lebaran

Kejadian ini menjadi pelajaran yang menyedihkan tentang pentingnya keselamatan saat berkendara, terutama saat melakukan perjalanan jauh atau dalam kondisi lelah.

Kecelakaan yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti kelelahan atau mengantuk dapat mengakibatkan dampak yang fatal, seperti dalam kasus ini, di mana sebuah perjalanan yang seharusnya menjadi momen berkumpul dengan keluarga berubah menjadi tragedi yang merenggut nyawa seorang mahasiswa yang masih memiliki masa depan di depannya.

Semoga kecelakaan semacam ini dapat menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan dalam berkendara di jalan raya. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#Kecelakaan #mahasiswa tewas #perjalanan mudik #tabrak pembatas jalan