Radarbangkalan.id – PT PLN (Persero) sedang memastikan bahwa pasokan listrik di zona utama transportasi publik siap menghadapi arus balik mudik Idul Fitri 1445 H.
Fokus utama PLN saat ini adalah mengamankan titik-titik penting mulai dari terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.
Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, PLN memastikan bahwa pasokan listrik dan personel di titik-titik krusial, termasuk zona transportasi publik, siap menghadapi arus mudik dan balik.
Listrik adalah salah satu unsur terpenting dalam mendukung pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Pada arus balik Lebaran kali ini, PLN memfokuskan pengamanan kelistrikan di beberapa titik penting di Jakarta, seperti Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kereta Cepat Halim, dan Bandara Halim Perdanakusuma.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran, menyatakan bahwa PLN telah menyiapkan pasokan listrik berlapis di 10 zona utama tersebut dengan menyiagakan 2.080 petugas, 21 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 5.080 kiloVolt Ampere (kVA), 9 unit kabel bergerak dengan total panjang 6.400 meter, 38 unit gardu bergerak dengan total daya 23.240 kVA, dan 11 unit trafo bergerak dengan total daya 4.440 kVA.
Lasiran juga menjelaskan bahwa Bandara Halim Perdana Kusuma sebagai salah satu zona utama transportasi publik di Jakarta, telah dipasok dengan 4 lapisan pasokan listrik dan dilengkapi dengan Automatic Change Over (ACO) untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dengan otomatis beralih saat terjadi gangguan pada pasokan utama.
PLN terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengelola zona transportasi publik secara intensif.
Pemantauan sistem kelistrikan dari Distribution Control Center juga dilakukan secara real-time untuk memperoleh kondisi terkini kelistrikan di setiap lokasi.
Petugas beserta peralatan pendukung akan berada dalam posko kelistrikan selama 24 jam tanpa jeda, bahkan selama periode Lebaran, untuk menghadapi arus balik ini. ***
Editor : Ajiv Ibrohim