News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kasus Senior Aniaya Taruna STIP Hingga Tewas, Sanksi Berat Menanti !

Azril Arham • Senin, 6 Mei 2024 | 02:23 WIB

 

Tersangka Penyaniayaan Taruna STIP Sampai Tewas
Tersangka Penyaniayaan Taruna STIP Sampai Tewas

RadarBangkalan.id - Seorang mahasiswa tingkat satu di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Putu Satria Ananta Rustika (19), dikabarkan tewas akibat dianiaya oleh seorang senior.

Kematian Putu Satria, mahasiswa semester dua di STIP, telah menimbulkan kegemparan di lingkungan kampus dan masyarakat umum. Kasus penganiayaan ini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian.

Peristiwa tragis ini terjadi di dalam toilet kampus pada pagi Jumat (3/5). Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, CCTV di kampus merekam serangkaian peristiwa tersebut dengan jelas.

Meskipun penganiayaan tersebut tidak terjadi dalam konteks kegiatan resmi kampus, namun diduga merupakan bagian dari inisiasi yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.

Gidion menyatakan bahwa hasil visum menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, terutama luka di bagian ulu hati.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Putu Satria.

Sebagai langkah awal dalam penegakan hukum, polisi telah menetapkan satu tersangka dalam kasus ini, yaitu seorang taruna STIP tingkat dua dengan inisial TRS.

Pernyataan resmi diberikan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, dalam konferensi pers di Polres Jakarta Utara.

Pihak STIP juga memberikan tanggapannya terkait kasus ini. Ahmad Wahid, Ketua STIP, mengklaim bahwa budaya kekerasan atau perpeloncoan telah dihilangkan dari lingkungan kampus.

Dia menekankan bahwa kasus ini tidak mencerminkan budaya kampus, melainkan merupakan perilaku individu di luar program resmi kampus.

STIP berjanji untuk memberikan sanksi berat kepada pelaku sesuai dengan kebijakan kampus.

Mereka menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap tindakan kekerasan di lingkungan kampus.

Tindak lanjut dari pihak Kementerian Perhubungan juga telah dilakukan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) mencopot status taruna pelaku dan mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Mereka juga mengimbau kampus-kampus lain di bawah pembinaan Kemenhub untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan taruna guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Kasus ini telah menarik perhatian publik dan menjadi peringatan penting bagi lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan aspek keamanan dan kedisiplinan di lingkungan kampus.

Semua pihak diharapkan bekerja sama untuk mencegah terulangnya kasus-kasus kekerasan di kalangan mahasiswa. ***

Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Eri Cahyadi-Armudji saat mendafarkan diri lewat PKB di Surabaya, Minggu (5/5).
Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Eri Cahyadi-Armudji saat mendafarkan diri lewat PKB di Surabaya, Minggu (5/5).
Editor : Azril Arham
#Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran #stip #taruna #tewas #mahasiswa stip tewas #kasus #senior aniaya junior