Radarbangkalan.id – Keluarga besar Pondok Pesantren Ponpes Sidogiri Pasuruan sedang berduka, pada hari Selasa (7/5) ini.
Sebuah minibus dengan nomor polisi N-1475-WU yang membawa rombongan dari Ponpes tersebut mengalami kecelakaan tabrakan dengan Kereta Api di Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa, pukul 08.41 WIB, kecelakaan ini mengakibatkan empat korban tewas.
AKBP Wayan Purwa, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, dalam keterangan di Pasuruan, mengatakan bahwa keempat orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut tersebut.
"Dalam kecelakaan tabrakan antara minibus dan Kereta Api Pandalungan, empat orang tewas, tiga di antaranya meninggal di lokasi kejadian dan satu orang meninggal di rumah sakit," ujarnya.
Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat kendaraan minibus Nopol N-1475-WU rombongan Ponpes Sidogiri yang dikemudikan oleh M. Rofiq Abdila bergerak dari arah selatan ke utara saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
"Dugaan sementara adalah pengemudi tidak memperhatikan situasi di sekitarnya sehingga tertabrak oleh Kereta Api Pandalungan No Loko CC2030107 yang bergerak dari arah barat ke timur menuju Gambir – Jember," tambahnya.
Menurut data yang dikumpulkan, akibat kecelakaan tersebut, pengemudi minibus M. Rofiq Abdilah mengalami luka-luka ringan dan dirawat di Puskesmas Rejoso.
Selain itu, penumpang minibus bersama dengan Moch Afullah dan Nasruna juga mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Rejoso.
Berikut adalah daftar korban yang meninggal dunia:
1. Maslaha, seorang perempuan penumpang minibus, mengalami luka dan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan.
2. Munjiah Nur Hasan, perempuan penumpang minibus, meninggal dunia di tempat kejadian.
3. Aidah, perempuan penumpang minibus, meninggal dunia di tempat kejadian.
4. Alwiyah, perempuan penumpang minibus, meninggal dunia di tempat kejadian. ***