News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Misteri Terbaru Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon: Pengejaran Terhadap Tiga Pelaku yang Masih Buron

Ubaidillah • Jumat, 17 Mei 2024 | 19:20 WIB
Keluarga Vina Cirebon bertemu Hotman Paris di Central Park Jakarta Barat, Kamis (16/5). (Foto cnnindonesia)
Keluarga Vina Cirebon bertemu Hotman Paris di Central Park Jakarta Barat, Kamis (16/5). (Foto cnnindonesia)

Radarbangkalan.id - Kasus pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya, Muhammad Risky Rudiana alias Eki, di Cirebon, Jawa Barat pada tahun 2016 masih menyisakan misteri.

Pasalnya, tiga dari 11 pelaku hingga kini belum berhasil ditangkap oleh pihak berwajib. Ketiganya antara lain Pegi alias Perong, Andi, dan Dani.

Kasus ini kembali disorot setelah film "Vina: Sebelum 7 Hari" dirilis di bioskop. Film tersebut mencoba merekonstruksi kejadian yang dialami sejoli tersebut.

Kepolisian pun menyatakan pihaknya terus mengusut kasus ini dan mengejar ketiga pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Lima Perkembangan Terbaru Kasus Pembunuhan Vina

1. Sebar Ciri-ciri Tiga DPO

Polda Jawa Barat telah merilis ciri-ciri tiga DPO tersangka kasus pembunuhan Vina. Kepolisian pun meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan ketiganya untuk segera melapor.

DPO pertama bernama Pegi alias Perong, laki-laki berusia 30 tahun, tinggi 160 cm, berbadan kecil, rambut keriting, dan kulit hitam.

Catatan polisi menunjukkan bahwa Pegi terakhir kali tinggal di Desa Banjarwangun, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

DPO kedua bernama Andi, laki-laki usia 31 tahun dengan tinggi badan 165 cm, badan kecil, rambut lurus, dan kulit hitam.

Ia terakhir kali tinggal di desa yang sama dengan Pegi. DPO terakhir adalah Dani, usia 28 tahun, dengan tinggi 170 cm,

badan sedang, rambut keriting, dan kulit sawo matang. Seperti dua DPO lainnya, Dani juga terakhir kali tinggal di Desa Banjarwangun.

2. Dalami Keaslian Identitas

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast menyampaikan pihaknya mendalami soal keaslian identitas tiga pelaku pembunuhan Vina.

“Sampai saat ini, penyidik Polda Jawa Barat pada saat menangani kasus ini masih berupaya untuk mencari identitas dari tiga tersangka," kata Jules kepada wartawan.

Jules juga menambahkan bahwa polisi masih menelusuri jejak kasus ini, termasuk mendatangi orang tua, kerabat,

hingga sekolah tiga buronan tersebut. Ia menegaskan bahwa polisi tidak pernah menyembunyikan identitas ketiga pelaku.

3. Bareskrim Turun Gunung

Bareskrim Polri turut turun tangan mengerahkan tim asistensi untuk membantu Polda Jawa Barat mencari keberadaan ketiga pelaku yang masih buron.

"Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri juga menurunkan tim untuk membantu Polda Jawa Barat," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro.

Polda Metro Jaya juga menyatakan siap membantu mencari serta menangkap pelaku pembunuhan terhadap Vina dan pacarnya, Eki.

Beredar kabar bahwa salah satu pelaku pembunuhan bernama Pegi alias Perong kini berada di Jakarta.

4. Kejanggalan BAP

Pengacara Hotman Paris menyebut terdapat kejanggalan dari kesaksian 8 pelaku pembunuhan Vina.

Hotman mengungkapkan bahwa delapan pelaku yang saat ini telah dijatuhi vonis oleh Pengadilan tiba-tiba merubah keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Yang menarik adalah delapan orang yang ketangkap ini pada saat di BAP pertama menyatakan masih ada 3 orang pelaku lagi.

Tetapi kemudian berubah sesudah ke kejaksaan," ujarnya. Hotman menduga ada pengaruh dari sosok yang ada di belakang ketiga buronan untuk menghilangkan keterlibatan mereka.

5. Minta Diusut Ulang

Atas kejanggalan tersebut, Hotman mendesak Kapolda Jawa Barat dan Kapolri untuk menyelidiki ulang kasus pembunuhan tersebut.

"Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jabar agar kasus ini dibuka ulang penyidikannya. Khusus terhadap tiga tersangka yang buron," ucapnya.

Hotman juga meminta Kapolri dan Kapolda Jawa Barat untuk memerintahkan pengamanan dokumen BAP dari delapan terpidana yang menyatakan ketiga DPO terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.

"Ini pasti ada pengaruh besar dari oknum aparat di daerah Jawa Barat. Karena delapan orang pelaku menyatakan ada tiga lagi pelaku tapi kok bisa mereka merubah BAP," ujarnya.

Editor : Ubaidillah
#fakta baru vina cirebon #kasus vina cirebon #perkembangan kasus vina