News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Profil 3 Pembunuh Vina Cirebon, Polisi Mengungkap Fakta Terbaru

Ubaidillah • Jumat, 17 Mei 2024 | 19:39 WIB
Tampang para pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon tahun 2016 lalu. Foto ini kembali viral pada tahun 2024.
Tampang para pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon tahun 2016 lalu. Foto ini kembali viral pada tahun 2024.

Radarbangkalan.id - Kasus pembunuhan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky alias Eki (16) di Cirebon, Jawa Barat, kembali mencuat setelah film "Vina: Sebelum 7 Hari" ditayangkan.

Dari 11 tersangka, delapan telah dijatuhi hukuman, sementara tiga lainnya masih buron. Setelah delapan tahun,

polisi akhirnya mengungkap identitas tiga pelaku yang masih menjadi DPO dan alasan mengapa mereka sulit ditangkap selama ini.

Tragedi di Jalan Raya Talun

Pada 27 Agustus 2016, Vina dan Eki tewas di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, akibat penganiayaan oleh 11 anggota geng motor.

Selain dianiaya, Vina juga diperkosa secara bergilir oleh para pelaku. Geng motor tersebut kemudian merekayasa kematian mereka agar tampak seperti kecelakaan.

Setelah penyelidikan, delapan pelaku ditangkap, dengan tujuh dihukum penjara seumur hidup dan satu pelaku di bawah umur divonis delapan tahun penjara. Tiga pelaku lainnya, yaitu Dani, Andi, dan Pegi alias Perong, masih buron.

Profil Tiga Pelaku yang Buron

Polda Jawa Barat merilis profil dan ciri-ciri tiga pelaku yang masih buron:

Pelaku 1: Pegi alias Perong
- Usia: 22 Tahun (2016) – 30 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 160 cm, Badan Kecil, Rambut Keriting, Kulit Hitam

Pelaku 2: Andi
- Usia: 23 Tahun (2016) – 31 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 165 cm, Badan Kecil, Rambut Lurus, Kulit Hitam

Pelaku 3: Dani
- Usia: 20 Tahun (2016) – 28 Tahun (2024)
- Jenis Kelamin: Laki-Laki
- Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 170 cm, Badan Sedang, Rambut Keriting, Kulit Sawo Matang

Alasan Ketiga Pelaku Masih Buron

Publik kembali menyoroti lambannya penangkapan tiga pelaku ini setelah film tentang kasus Vina dirilis.

Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, mengungkapkan bahwa kebuntuan dalam menangkap ketiga pelaku ini disebabkan oleh kurangnya informasi dari delapan pelaku yang sudah ditangkap.

Meskipun kedelapan pelaku mengaku mengenal ketiga buron ini secara sepintas, mereka tidak mengetahui identitas asli dan asal-usul mereka.

"Ketiga tersangka yang lain kita selama ini sudah melakukan pencarian juga. Jadi bukan saat ini saja.

Kita masih mendalami terus keterangan para narapidana yang saat ini berada di Lapas, sebenarnya siapa ketiga orang ini," ungkap Kombes Pol Surawan, Rabu (15/5/2024).

Surawan menjelaskan bahwa delapan pelaku yang sudah divonis hukuman mengaku tidak mengenal dekat tiga pelaku yang buron tersebut.

Mereka hanya mengetahui nama panggilan ketiga pelaku dan tidak tahu asal-usul mereka karena dalam kondisi mabuk saat kejadian.

"Kita belum menemukan jejak digital maupun keterangan rinci dari pelaku lainnya, kita terkendala di situ. Ketiga (pelaku) ini hanya (diketahui) nama panggilan, alias-alias tapi tidak ada yang tahu nama asli ketiganya siapa," ungkap Kombes Pol Surawan.

Bantahan Isu Lambatnya Penyelidikan

Kombes Pol Surawan juga menanggapi isu bahwa lambannya penyelidikan kasus ini disebabkan oleh keterlibatan anak oknum polisi sebagai pelaku. Ia menegaskan bahwa justru salah satu korban, yaitu Eki, adalah anak dari anggota polisi.

"Yang anak anggota Polri itu justru yang korban, bukan pelaku. Si putra itu (korban pria, Eki pacar Vina) itu adalah anak dari anggota perwira Polri," kata Kombes Pol Surawan.

Kasus ini tetap menjadi perhatian publik, dengan harapan bahwa ketiga pelaku yang masih buron dapat segera ditangkap dan diadili, serta keadilan bagi Vina dan Eki dapat terwujud sepenuhnya.

Editor : Ubaidillah
#Vina Cirebon #fakta baru vina cirebon #kasus vina cirebon #perkembangan kasus vina