News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Update Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia, Kasus Mencapai 109 Ribu dengan 720 Orang Meninggal

Azril Arham • Rabu, 12 Juni 2024 | 07:32 WIB
Tenaga medis memeriksa pasien demam berdarah pada ruang perawatan pasien di RSUD Taman sari, Jakarta Barat, Rabu (17/3/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
Tenaga medis memeriksa pasien demam berdarah pada ruang perawatan pasien di RSUD Taman sari, Jakarta Barat, Rabu (17/3/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

RadarBangkalan.id - Kementerian Kesehatan telah merilis pembaruan terbaru mengenai kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut data yang diperoleh dari Kemenkes, hingga minggu ke-21 tahun 2024, jumlah kasus yang tercatat telah mencapai angka 109.597.

Tercatat adanya peningkatan yang signifikan dalam jumlah kasus, dengan penambahan hampir 10 ribu kasus setiap dua minggu.

Bukan hanya itu, data juga mencatat adanya 720 kasus kematian terkait DBD.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, yang mencatatkan 34.715 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 264 orang, maka angka kasus DBD tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Tingkat Kasus Tertinggi dan Persebaran Geografis

Data juga mengungkapkan bahwa ada 10 kabupaten atau kota di Indonesia yang memiliki tingkat kasus DBD tertinggi.

Kota Bandung masih menempati peringkat teratas dengan 3.902 kasus, diikuti oleh Kabupaten Tangerang dengan 3.105 kasus.

Sementara itu, Kota Bogor juga mengalami peningkatan yang signifikan dengan 2.067 kasus DBD, dan Jakarta Barat dengan 2.056 kasus.

Berikut adalah daftar 10 kabupaten/kota dengan kasus tertinggi tahun 2024:

1. Kota Bandung: 3902 kasus

2. Kabupaten Tangerang: 3105 kasus

3. Kota Bogor: 2067 kasus

4. Jakarta Barat: 2056 kasus

5. Kota Depok: 2042 kasus

6. Kabupaten Bandung Barat: 2041 kasus

7. Kabupaten Gianyar: 2004 kasus

8. Jakarta Timur: 1939 kasus

9. Kota Kendari: 1804 kasus

10. Kota Bekasi: 1716 kasus

Fokus pada Kabupaten/Kota dengan Tingkat Kematian Tertinggi

Selain itu, terdapat juga 10 kabupaten/kota di Indonesia yang mencatatkan tingkat kematian DBD tertinggi hingga tahun 2024.

Kabupaten Bandung menempati posisi teratas dengan 32 kasus kematian, diikuti oleh Kabupaten Subang dan Kabupaten Klaten, masing-masing dengan 22 kasus kematian.

Berikut adalah daftar 10 kabupaten/kota dengan tingkat kematian DBD tertinggi tahun 2024:

1. Kabupaten Bandung: 32 kematian

2. Kabupaten Subang: 22 kematian

3. Kabupaten Klaten: 22 kematian

4. Kabupaten Jepara: 21 kematian

5. Kota Bekasi: 19 kematian

6. Kabupaten Kendal: 17 kematian

7. Kabupaten Bogor: 15 kematian

8. Kota Bandung: 15 kematian

9. Kabupaten Probolinggo: 14 kematian

10. Kabupaten Tulungagung: 14 kematian

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kasus DBD di Indonesia cenderung bersifat musiman.

Misalnya, terkait dengan siklus El Nino, kasus DBD cenderung meningkat setiap tiga tahun sekali.

Selain itu, pergantian musim juga memengaruhi tingkat kasus DBD, yang biasanya terjadi pada bulan Desember hingga Februari.

Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024 ini, tingkat kasus DBD di Indonesia diperkirakan akan menurun pada bulan Juli.

Hal ini sesuai dengan pola tahunan yang diamati, di mana kasus DBD cenderung tinggi pada bulan Desember dan Februari. ***

Editor : Azril Arham
#dbd #Demam Berdarah (DBD) #demam berdarah #kasus dbd #kasus demam berdarah