Jalan tol sepanjang 176,4 kilometer ini akan dibangun dalam dua tahap, terbagi menjadi tujuh seksi.
Tahap pertama sepanjang 49,68 kilometer yang meliputi tiga seksi ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024.
Baca Juga: Prostitusi Online Terbongkar, 6 WNA Vietnam dan 1 Tiongkok Terancam Deportasi
Sementara itu, tahap kedua sepanjang 126,72 kilometer yang terbagi dalam empat seksi akan menyusul di kemudian hari.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, optimis bahwa Jalan Tol Probowangi akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi konektivitas regional, khususnya dalam mendukung pariwisata.
"Dengan tersambungnya tol ini, akses wisatawan dari Jawa ke Bali akan semakin mudah dan lancar," ujar Basuki.
Basuki menjelaskan bahwa Jalan Tol Probowangi akan menjadi bagian penting dari rantai konektivitas yang menghubungkan Jawa dan Bali.
Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali yang juga sedang berlangsung akan semakin memperkuat relasi akses antara Banyuwangi dan Pulau Dewata.
Di sisi lain, proyek Jalan Tol Probowangi sempat menghadapi kendala dalam hal pembebasan lahan di ruas Besuki-Banyuwangi. Hal ini menyebabkan munculnya spekulasi bahwa ruas tol tersebut mungkin hanya akan berakhir di Besuki.
Namun, pemerintah dengan tegas memastikan bahwa proyek ini akan dilanjutkan hingga tuntas ke Banyuwangi.
Selain Jalan Tol Probowangi, pemerintah juga terus berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi.
Proyek ini diharapkan dapat tersambung sepenuhnya dengan dukungan dana dari Islamic Development Bank yang dikoordinasikan oleh pemerintah pusat.
Baca Juga: Putin Bereaksi terhadap Insiden Penembakan Donald Trump: Mengecam Kekerasan dalam Politik
Pada tahun 2024, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 97 miliar untuk pembangunan JLS di ruas Blitar dan sekitarnya.
Pembangunan Jalan Tol Probowangi dan JLS merupakan bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah di Jawa Timur, khususnya di kawasan timur pulau Jawa.
Diharapkan dengan tersambungnya infrastruktur ini, akan mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. ***