News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Rencana Peluncuran BBM Baru dengan Sulfur Rendah: Apa Kata Menteri ESDM dan Menko Luhut?

Azril Arham • Rabu, 31 Juli 2024 | 23:46 WIB

 

Ilustrasi mengisi bensin dengan BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)
Ilustrasi mengisi bensin dengan BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)

RadarBangkalan.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif baru-baru ini menyampaikan informasi penting mengenai rencana pemerintah untuk meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Arifin mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mematangkan rencana produksi dan penyaluran BBM dengan kandungan sulfur rendah.

Hal ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak lingkungan dari emisi kendaraan.

Menurut Arifin Tasrif, salah satu jenis BBM yang mungkin akan diluncurkan adalah solar dengan kandungan sulfur yang lebih rendah.

Namun, ia menekankan bahwa rencana ini masih memerlukan kajian mendalam dan tidak dapat dilaksanakan secara terburu-buru.

"Pokoknya nanti yang sulfur tinggi, di mana? (solar?) Iya di situ. Nanti kita lihat lagi dikaji," jelas Arifin saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Rabu (31/7/2024).

Arifin juga menyebutkan bahwa jadwal pasti peluncuran BBM jenis baru ini belum dapat dipastikan.

Pemerintah masih belum menentukan kapan BBM tersebut akan diluncurkan, apakah pada bulan Agustus atau September mendatang. "Belum tahu kapan," katanya.

Selain itu, Arifin belum bisa memastikan apakah BBM baru ini akan mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Saat ini, Pertamina sedang melakukan kajian terkait bagaimana cara memproduksi BBM dengan kandungan sulfur rendah tersebut.

"Itu ya memang harus produknya rendah sulfur. Ya pokoknya dikaji bagaimana kita bisa menerapkan BBM rendah sulfur," ujar Arifin.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan klarifikasi mengenai isu BBM jenis baru ini.

Menurutnya, pemerintah sebenarnya tidak berencana untuk meluncurkan BBM jenis baru.

Yang menjadi fokus adalah peningkatan kualitas BBM yang sudah ada sehingga bisa memenuhi standar kandungan sulfur yang lebih rendah.

Luhut menjelaskan, pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kualitas BBM yang ada saat ini dengan mencapai standar Euro IV dan V dalam hal kandungan sulfur.

"Nggak ada BBM baru. Masih sama. Tapi dengan kualitas yang lebih bagus, Euro IV, Euro V. Kita mau standar ke situ," ujar Luhut saat ditemui di Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan pada Kamis (25/7/2024).

Luhut juga mengungkapkan dua opsi yang akan ditempuh pemerintah untuk meningkatkan kualitas BBM.

Opsi pertama adalah dengan memproduksi bioetanol yang ramah lingkungan, sedangkan opsi kedua adalah dengan melakukan penyesuaian pada pengelolaan kilang untuk memproduksi BBM dengan sulfur rendah.

"Pilihannya bioetanol atau nanti anunya (kilang) Pertamina di-refurbished sehingga nanti mereka memproduksi bensin yang low sulfur," tambah Luhut. ***

 

Editor : Azril Arham
#bbm jenis baru #menteri esdm #BBM baru #menko luhut #bbm