RadarBangkalan.id - Masa jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie, tinggal kurang dari dua bulan lagi.
Dalam waktu singkat itu, Budi Arie mengungkapkan bahwa masih ada banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan.
Saat ditemui di acara peluncuran film dokumenter APJJI bertajuk 'Derang Daring' pada Jumat (30/8/2024), Budi Arie mengungkapkan bahwa dunia transformasi digital selalu berkembang.
Menurutnya, pekerjaan di bidang ini tidak pernah benar-benar selesai.
"Nggak ada yang bilang selesai dan nggak ada yang belum selesai, harus dilanjutkan. Jadi harus bergerak terus. Seperti data, data kan dinamis, berkembang. Nah, transformasi digital juga harus berkembang," jelas Budi Arie dengan penuh semangat.
Budi Arie menekankan bahwa masih banyak tugas besar yang harus diselesaikan oleh Kominfo.
Salah satunya adalah masalah coverage atau jangkauan infrastruktur digital. Kominfo harus memastikan bahwa infrastruktur digital di seluruh Indonesia sudah memadai, terutama karena akses konektivitas kini menjadi isu yang sangat penting.
Budi Arie Setiadi dilantik sebagai Menkominfo pada 17 Juli 2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua MA Muhammad Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan, serta beberapa menteri dan pejabat negara lainnya.
Menjelang akhir masa jabatannya, Budi Arie juga ditanya mengenai kemungkinan bergabung dengan kabinet baru di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. Dengan singkat, ia menjawab bahwa itu adalah hak prerogatif Prabowo.
"Wah, itu hak prerogatif Pak Prabowo," jawab Budi Arie sambil melanjutkan aktivitasnya. ***
Editor : Azril Arham