News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kominfo Luncurkan Sistem Peringatan Real-Time untuk Ancaman Megathrust, TV dan WhatsApp Jadi Media Utama

Azril Arham • Minggu, 1 September 2024 | 06:29 WIB

 

Ilustrasi Gempa Megathrust
Ilustrasi Gempa Megathrust

RadarBangkalan.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan ada potensi gempa besar di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.

Dengan ancaman ini, kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat jadi sangat penting untuk menghadapi bencana.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kominfo, Wayan Toni Supriyanto, mengungkapkan bahwa mereka menyadari potensi bencana tersebut.

Oleh karena itu, Kominfo sedang mempersiapkan sistem peringatan real-time yang akan ditampilkan di televisi dan smartphone.

Saat ini, peringatan bencana hanya dikirimkan melalui SMS blast dari BMKG.

"Karena Indonesia berada di Ring of Fire, kami di Ditjen PPI Kominfo merasa perlu mengembangkan aplikasi bersama BMKG. Kami ingin memastikan semua informasi dari BMKG bisa disebarkan secara real-time ke berbagai layanan kami, seperti TV dan internet," jelas Wayan saat sesi Ngopi di Kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (30/8/2024).

 

Kominfo juga tengah membangun sistem komunikasi khusus untuk pihak-pihak yang menangani bencana, seperti BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

"Jadi nanti akan ada handphone khusus untuk berkomunikasi," tambah Wayan.

Selain itu, Kominfo merencanakan peluncuran sistem peringatan dini kebencanaan pada bulan September 2024, yang merupakan hibah dari pemerintah Jepang.

Sistem ini akan menyalurkan informasi kebencanaan dari BMKG ke TV digital dan nomor WhatsApp secara real-time.

"Bentuknya akan berupa alert di televisi yang menunjukkan informasi bencana di lokasi sekitar," kata Wayan.

Namun, keberhasilan sistem ini juga memerlukan dukungan Pemerintah Daerah untuk menumbuhkan budaya kewaspadaan di masyarakat.

Ketika peringatan muncul, diharapkan masyarakat tidak mengabaikannya dan segera melakukan upaya penyelamatan diri.

"Misalnya, jika ada peringatan gempa atau tsunami, orang bisa langsung berlari menjauh dari bahaya," pungkas Wayan. ***

Editor : Azril Arham
#bmkg #megathrust #kominfo #gempa megathrust di indonesia #gempa megathrust #gempa megathrust adalah