News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Program Bansos Jokowi yang Akan Dilanjutkan di Era Prabowo, Apa Saja yang Berubah?

Azril Arham • Rabu, 18 September 2024 | 17:56 WIB

 

Ilustrasi Bansos
Ilustrasi Bansos

RadarBangkalan.id - Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI baru saja sepakat untuk melanjutkan sejumlah program bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya dijalankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini tertuang dalam Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, yang juga akan menjadi panduan untuk tahun pertama pemerintahan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.

Menariknya, banyak dari program bansos era Jokowi yang akan tetap berjalan di bawah kepemimpinan Prabowo.

Kesepakatan ini telah disahkan dan akan segera dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI.

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa dalam RUU APBN 2025, pemerintah juga mengemban tugas penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sambil menjaga daya beli masyarakat.

Menurut Said Abdullah, pemerintah bersama dengan Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR RI telah bersepakat untuk melanjutkan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga pada peningkatan kualitas ekonomi. Beberapa langkah yang akan diambil meliputi:

- Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

- Menjaga daya beli masyarakat.

- Menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

- Mempercepat hilirisasi industri.

- Memberikan insentif fiskal yang lebih tajam.

- Mendorong investasi dan mempercepat transformasi ekonomi.

Langkah-langkah ini dianggap penting untuk menjaga kestabilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program Bansos yang Akan Dilanjutkan

Di era Prabowo, program-program bansos yang sebelumnya dijalankan di era Jokowi akan tetap diteruskan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Bansos Reguler

Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan tetap diberikan.

2. Perbaikan Data Penerima

Pemerintah akan memperbaiki sistem pensasaran bansos dengan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

3. Bansos Adaptif

Dukungan bagi lansia dan penyandang disabilitas akan ditingkatkan.

4. Pengentasan Kemiskinan

Program untuk mempercepat graduasi dari kemiskinan juga akan didorong, termasuk sinergi dengan program pemberdayaan ekonomi.

Apa Dampaknya bagi Masyarakat?

Program bansos ini tidak hanya ditujukan untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Dengan adanya perbaikan pensasaran dan data, diharapkan bansos akan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih signifikan.

Jadi, meskipun ada pergantian kepemimpinan, program bansos tetap menjadi prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial. ***

VIRAL: De Gadjah dan Kak Onyot
VIRAL: De Gadjah dan Kak Onyot
KOMITMEN: Wayan Koster dan Kak Onyot
KOMITMEN: Wayan Koster dan Kak Onyot
Grafis Daftar OPD di Pamekasan yang Belum Memiliki Kepala Definitif. (SIGIT AP/JPRM)
Grafis Daftar OPD di Pamekasan yang Belum Memiliki Kepala Definitif. (SIGIT AP/JPRM)
Editor : Azril Arham
#bantuan pangan non tunai #Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) #PKH #Bantuan Pangan Non Tunai September 2024 #BPNT 2024 #bpnt