News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pangkalan TNI AL Lampung Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster

Ajiv Ibrohim • Selasa, 15 Oktober 2024 | 18:02 WIB
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi dan jajaran Lanal Lampung mengungkap keberhasilan mereka menggagalkan penyelundupan ratusan ribu ekor benih lobster. (TNI AL)
Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi dan jajaran Lanal Lampung mengungkap keberhasilan mereka menggagalkan penyelundupan ratusan ribu ekor benih lobster. (TNI AL)

Radarbangkalan.id - Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Lobster sebanyak 194.156 ekor.

Penangkapan ini dilakukan dengan kerjasama Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Menurut keterangan resmi dari Mabes TNI AL yang diterima oleh JawaPos.com pada Selasa (15/10), pengungkapan ini berlangsung pada Minggu (13/10).

Panglima Komando Armada (Koarmada) I, Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi, memberikan rincian tentang kronologi kejadian dan keberhasilan timnya dalam menggagalkan penyelundupan ini.

Pada Sabtu malam (12/10), Tim Lanal Lampung menerima informasi dari masyarakat dan lembaga intelijen mengenai rencana pengiriman BBL ke Bandar Lampung melalui jalur darat di Kabupaten Pesisir Barat.

Komandan Lanal Lampung, Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo, langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan memerintahkan tim untuk melakukan pengintaian.

"Pada Minggu dini hari, 13 Oktober 2024, Tim Lanal Lampung menemukan mobil minibus yang dicurigai digunakan oleh pelaku dari Pesisir Barat," ungkap Yoos.

Setelah mengikuti mobil tersebut, mereka mendapati kendaraan itu menuju Terbanggi Besar dan berhenti di depan ruko yang diduga sebagai tempat penampungan BBL. Para pelaku melarikan diri saat menyadari diikuti oleh petugas.

Tim Lanal Lampung segera mendekati ruko yang dicurigai dan menemukan pintu tidak terkunci.

Saat memasuki ruko, mereka menemukan 194.156 ekor BBL yang terdiri dari jenis mutiara dan pasir, yang dikemas dalam toples di kolam penyegaran.

Selain itu, tim juga menemukan barang bukti lain, termasuk lima kolam penyegaran besar, delapan filter air aquarium kaca, empat filter air dari paralon, tiga unit tabung oksigen, 150 box styrofoam, empat unit kulkas, 12 unit pompa aquarium, dua unit blower, satu unit mesin pendingin, dan 1.400 toples packing.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia serta mencegah penyelundupan yang merugikan ekonomi dan ekosistem laut. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#pangkalan tni al #penyelundupan benih lobster #benih lobster #tni #tni al