Radarbangkalan.id - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 resmi dimulai hari ini. Sebanyak 3.035.717 pelamar yang lolos seleksi administrasi mengikuti tes tersebut.
SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Durasi tes adalah 100 menit, dan peserta akan menghadapi tiga jenis ujian: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Untuk lulus SKD, peserta harus memenuhi nilai ambang batas (passing grade) yang telah ditetapkan. Passing grade ini adalah batas minimal kelulusan seleksi.
Panduan dan Persiapan Peserta
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menerbitkan panduan soal dan nilai ambang batas SKD melalui KepmenPANRB Nomor 321 Tahun 2024.
“SKD CPNS dilakukan untuk mengukur kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku peserta, apakah sesuai dengan standar kompetensi dasar PNS,” ujar Menpan RB Abdullah Azwar Anas pada Rabu (16/10/2024).
Anas juga mengingatkan peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mempelajari materi yang telah diatur dalam KepmenPANRB,
serta mempersiapkan dokumen yang diperlukan saat SKD. Ia juga menyarankan peserta untuk meminta doa restu dari orang tua demi kelancaran tes.
Keamanan Seleksi dan Larangan Kecurangan
Menpan RB menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga penentuan kelulusan, sudah terintegrasi dan terkomputerisasi.
Ini dilakukan untuk menghindari kecurangan dan praktik joki, salah satunya dengan sistem double face recognition.
“Tidak ada biaya untuk seluruh tahapan seleksi, dan tidak ada satu pun orang yang bisa membantu kelulusan dalam tes CPNS. Jangan percaya pada siapapun yang menjanjikan kelulusan,” tegas Anas.
Jumlah Peserta dan Lokasi Tes
Plt Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, menyebutkan bahwa total pelamar seleksi CPNS 2024 mencapai 3.568.212 orang.
Dari jumlah tersebut, 3.035.717 pelamar memenuhi syarat administrasi, sementara 532.495 tidak lolos.
Tes SKD CPNS dilaksanakan di 339 titik lokasi, termasuk BKN Pusat, Kantor Regional, UPT BKN, titik lokasi mandiri, dan lokasi luar negeri.
Haryomo mengimbau peserta agar percaya pada kemampuan sendiri dan tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui cara-cara yang melanggar hukum.
Metode CAT BKN dipantau langsung oleh masyarakat untuk memastikan hasil yang cepat, akuntabel, dan transparan.
"Kecurangan dalam bentuk apapun tidak akan kami tolerir, dan kami tidak akan ragu untuk mendiskualifikasi pelaku serta menindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Haryomo.
Editor : Ubaidillah