News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Disertasi S3 Bahlil Diduga Jiplak Skripsi, Netizen Bongkar Kemiripan dengan Karya Mahasiswa UIN

Ubaidillah • Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:19 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (30/7/2024). (Foto: Antara/Muzdaffar Fauzan).
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (30/7/2024). (Foto: Antara/Muzdaffar Fauzan).

Radarbangkalan.id - Kelulusan cepat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dari program doktor Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) menuai kecurigaan.

Bahlil berhasil lulus pada Rabu (16/10/2024), namun muncul dugaan bahwa kelulusan tersebut bukan hasil perjuangan murni, melainkan adanya kecurangan di baliknya.

Baca Juga: Klarifikasi Universitas Indonesia Terkait Gelar Doktor Bahlil Lahadalia

Publik mempertanyakan bagaimana Bahlil bisa memperoleh gelar doktor dengan begitu cepat, mengingat jabatannya yang menyita waktu dan perhatian sebagai Menteri Investasi/BKPM,

kemudian Menteri ESDM, serta Ketua Umum Partai Golkar. Bahlil tercatat sebagai mahasiswa SKSG UI sejak 2022, dan jalur riset yang ia tempuh biasanya memerlukan waktu lebih lama untuk lulus.

Kelulusan Bahlil dari SKSG UI ini memancing reaksi di media sosial X, di mana muncul kecurigaan adanya perjokian dan plagiarisme.

Salah satu akun, @IbrahimNiar, menggunakan aplikasi Turnitin untuk mengecek disertasi Bahlil yang berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia."

Hasilnya menunjukkan similirity index mencapai 95 persen dengan karya mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Mungkin teman-teman yang dari kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa bantu ngecek di perpustakaan.

Adakah judul penelitian yang mirip-mirip? Btw ini turnitin udah filter exclude quote + biblio turn on ya," tulis @IbrahimNiar.

Netizen lainnya juga menemukan karya mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berjudul "Pengelolaan Nikel oleh Perusahaan Pertambangan di Indonesia," yang diduga dijiplak oleh Bahlil.

Karya ini dibuat oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Baca Juga: Klarifikasi Universitas Indonesia Terkait Gelar Doktor Bahlil Lahadalia

Warganet @sigitbagasp menyampaikan temuannya, "Ini pak https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/62694. Aku nebak ini karena 1. Kampus yang dirujuk turnitin sama 2. Pembahasannya sama."

Selain itu, netizen lain, Hisbulloh Huda (@hisalbashri), juga melakukan pengecekan menggunakan Turnitin dan menemukan hasil yang sama.

Berdasarkan pengecekan tersebut, disertasi Bahlil diduga memiliki kemiripan dengan skripsi milik mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pingki Pratiwi,

Baca Juga: Klarifikasi Universitas Indonesia Terkait Gelar Doktor Bahlil Lahadalia

yang berjudul "Environmen Social Governance dalam Implementasi Pengelolaan Nikel oleh Perusahaan Pertambangan di Indonesia."

Kasus ini tidak hanya mencoreng nama Bahlil, tetapi juga turut menyeret Universitas Indonesia.

SANG PEMIMPIN: Kades Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Moh. Faruk. (PEMDES BLUURAN UNTUK JPRM)
SANG PEMIMPIN: Kades Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Moh. Faruk. (PEMDES BLUURAN UNTUK JPRM)
Editor : Ubaidillah
#bahlil lahadalia #gelar doktor bahlil dipertanyakan #ui #universitas indonesia