News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Dampak Kecanduan Judi Online pada Otak: Indonesia Alami Darurat Judol!

Azril Arham • Sabtu, 9 November 2024 | 20:10 WIB
Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

RadarBangkalan.id - Kecanduan judi online semakin marak di Indonesia, dan akibatnya tidak sedikit orang yang akhirnya menjalani perawatan medis.

Di RSCM, misalnya, tercatat hampir 100 pasien dengan keluhan terkait kecanduan judi online atau yang disebut ‘judol’.

Menurut psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ, ada beberapa tanda yang menunjukkan seseorang sudah kecanduan judi online, tetapi sering kali tanda-tanda ini diabaikan.

Gangguan akibat kecanduan ini dikenal sebagai gangguan kompulsif judi patologis.

Secara umum, orang yang kecanduan judi online biasanya menunjukkan lima dari sembilan gejala yang diuraikan dalam Diagnostic Statistical Manual (DSM V), di antaranya:

1. Selalu ingin berjudi dengan nominal yang semakin besar demi mendapatkan sensasi yang sama.

2. Menjadi cemas, sensitif, atau mudah tersinggung saat mencoba mengurangi atau berhenti berjudi.

3. Berulang kali gagal mengurangi atau menghentikan perilaku berjudi.

4. Sering terobsesi untuk berjudi karena teringat pengalaman berjudi sebelumnya, dan selalu mencari cara untuk mendapatkan uang untuk bermain lagi.

5. Berjudi saat merasa stres, cemas, bersalah, atau tertekan.

6. Setelah mengalami kekalahan besar, kembali berjudi dengan harapan bisa menutup kerugian.

7. Berbohong atau memanipulasi agar orang tidak tahu bahwa ia berjudi.

8. Mengalami masalah dalam hubungan, pekerjaan, atau akademik karena perilaku berjudi.

9. Mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalah finansial akibat judi.

"Indonesia saat ini sedang menghadapi darurat kecanduan judi, baik judi konvensional maupun online yang semakin meresahkan masyarakat. Bahkan, Indonesia termasuk negara dengan angka kasus judi online yang cukup tinggi," jelas dr Lahargo.

Apa yang Terjadi pada Otak Saat Kecanduan Judi Online?

Kecanduan judi online ternyata berdampak serius pada otak. Menurut dr Lahargo, kebiasaan berjudi secara kompulsif dapat mengganggu sirkuit saraf otak, sama seperti adiksi terhadap zat terlarang. Hal inilah yang membuat mereka yang kecanduan judi sulit berhenti.

“Pada orang yang kecanduan judi, terjadi ketidakseimbangan neurotransmitter di otak, seperti norepinefrin, serotonin, dopamin, opioid, kortisol, dan glutamat,” ujarnya.

Orang dengan kecanduan judi juga bisa mengalami gangguan pada area tertentu di otak, seperti entral striatum dan ventromedial, yang berperan dalam pengambilan keputusan dan kontrol impuls.

Akibatnya, mereka mungkin sulit membuat keputusan, kesulitan mencari solusi alternatif, atau bahkan cenderung berani mengambil risiko besar tanpa mempertimbangkan akibatnya. ***

Editor : Azril Arham
#kecanduan judi online #dampak judi online #judi online #judol #kesehatan