Radarbangkalan.id - Universitas Indonesia (UI) telah menangguhkan wisuda doktor Bahlil Lahadalia, yang memicu sorotan berbagai pihak.
Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyatakan bahwa penangguhan gelar tersebut adalah yang pertama kali terjadi dalam sejarah UI.
Baca Juga: Duel Beda Generasi: Mike Tyson vs Jake Paul dengan Selisih Usia 33 Tahun
“Dalam sejarah UI berdiri. Baru kali ini ada kelulusan ditangguhkan,” kata Umar, seperti dikutip dari unggahannya di X, Kamis, 14 November 2024.
Alih-alih menunggu penangguhan dicabut, Umar menyarankan agar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut mundur dari jabatannya.
“Mustinya Bahlil mundur saja dan minta maaf ke publik,” ujarnya. “Benar gak ges?” tambahnya.
Penangguhan tersebut disampaikan melalui Nota Dinas dengan Nomor: ND-539/UN2.MWA/OTL.01.03/2024 yang beredar di Jakarta pada Rabu, 13 November 2024.
UI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas permasalahan ini yang melibatkan Bahlil Lahadalia, mahasiswa Program Doktor (S3) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG).
Baca Juga: Aktor Korea Song Jae-rim Meninggal Dunia di Usia 39 Tahun, Diduga Bunuh Diri
UI mengungkapkan bahwa evaluasi mendalam terhadap tata kelola Program Doktor (S3) di SKSG telah dilakukan, sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas dan integritas akademik.
Editor : Ubaidillah