Radarbangkalan.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang dikenal sebagai Gus Miftah,
dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Baca Juga: Persebaya Tundukkan Arema FC 3-2 dalam Laga Dramatis Liga 1 Pekan ke-13
Prabowo menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang menunjukkan tanggung jawab atas pernyataan yang sebelumnya dilontarkan Gus Miftah.
“Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan diri. Komentar saya, saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Kesadaran Akan Kesalahan
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Gus Miftah kemungkinan tidak bermaksud buruk atau ingin menghina siapa pun.
Namun, ia mengapresiasi kesadaran Gus Miftah yang mengakui kesalahan dan mengambil langkah pengunduran diri.
“Tapi terlepas mungkin ya salah ucap, beliau sadar beliau salah, beliau bertanggung jawab, beliau mengundurkan diri,” ungkap Presiden.
Pencarian Pengganti dan Sertifikasi Juru Dakwah
Mengenai pengganti Gus Miftah, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan segera mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.
Selain itu, terkait wacana sertifikasi juru dakwah, ia menegaskan bahwa pemerintah akan meminta masukan dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia dan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan.
Baca Juga: Panduan Bermain Adu Suit Lazada 12.12 untuk Menangkan Voucher Total Rp130 Juta
“Nanti kita lihat kalangan yang mengerti masalah ini semua, mungkin nanti mereka akan kasih masukan.
Majelis Ulama, kalangan-kalangan dari ormas-ormas keagamaan, dan sebagainya nanti kita minta pendapat dari mereka,” kata Presiden.
Langkah pengunduran diri Gus Miftah dipandang sebagai sikap bertanggung jawab yang mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo.
Di sisi lain, pemerintah juga mulai mempersiapkan langkah-langkah untuk mengelola dinamika yang muncul di bidang keagamaan, termasuk mencari pengganti yang kompeten dan meninjau kebijakan sertifikasi juru dakwah.
Baca Juga: Panduan Bermain Adu Suit Lazada 12.12 untuk Menangkan Voucher Total Rp130 Juta
Editor : Ubaidillah