Radarbangkalan.id - Clara Shinta menjadi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dengan kasus viral video Gus Miftah yang melontarkan candaan kontroversial terhadap penjual es teh.
Dalam video tersebut, Gus Miftah menyebut pedagang es teh keliling dengan kata "gobl*k", yang kemudian memicu reaksi luas di media sosial.
Clara Shinta, seorang selebgram berdarah Batak dengan lebih dari 6,5 juta pengikut di TikTok, diduga sebagai salah satu penyebar awal video tersebut.
Beberapa netizen mengucapkan terima kasih kepada Clara atas perannya dalam menyebarkan video ini, meskipun hal tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.
Tanggapan Gus Miftah dan Klarifikasi Video
Setelah video tersebut viral, Gus Miftah, yang juga pimpinan Ponpes Ora Aji Sleman, segera menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, terutama kepada pedagang es teh yang menjadi objek candaan.
Selain itu, ia juga memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.
Kiai Syarif Rahmat Mengkritik Video yang Diedit
Kiai Syarif Rahmat, seorang tokoh pendakwah, menilai video tersebut telah diedit untuk menciptakan narasi negatif.
Clara Shinta lahir di Medan pada 25 Juni 1996. Selain dikenal sebagai selebgram dan TikToker terkenal, Clara juga seorang pengusaha sukses.
Clara sempat melakukan video call dengan pedagang es teh yang menjadi objek candaan Gus Miftah.
Dalam unggahannya, Clara menyampaikan, "Maaf Om Gus, tapi kali ini bercandaan om sudah kelewatan. Insya Allah Amira bakal ke sana secepatnya."
Kasus ini memicu pro dan kontra di masyarakat. Sebagian mendukung Clara atas perannya membuka masalah ini ke publik,
sementara yang lain mengkritik tindakannya jika terbukti menyebarkan video tanpa konteks. Kontroversi ini mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan konten di media sosial, terutama yang berpotensi merugikan pihak terkait.
Editor : Ubaidillah