Radarbangkalan.id - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu, mengungkapkan bahwa bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh aliansi BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) menjadi langkah strategis untuk mengimbangi keanggotaan di kelompok negara maju dan berkembang.
tapi kita juga menjadi anggota di kelompok-kelompok yang ada negara maju dan negara sedang berkembang," ujar Mari Elka saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/1) malam.
Manfaat Keanggotaan Indonesia dalam BRICS
Mari Elka menjelaskan beberapa manfaat strategis yang dapat diperoleh Indonesia melalui keanggotaan ini:
-
Memperjuangkan Isu Negara Berkembang
Indonesia dapat memperjuangkan isu-isu penting yang relevan dengan kebutuhan negara berkembang, baik di dalam forum BRICS maupun di forum multilateral lainnya. -
Menjadi Jembatan Diplomatik
Keanggotaan ini memungkinkan Indonesia berperan sebagai jembatan antara kepentingan negara berkembang dan pembahasan isu-isu global di forum multilateral.
Agenda BRICS yang Perlu Dipelajari
Namun, Mari Elka juga menekankan pentingnya mempelajari agenda yang diusung oleh negara anggota BRICS,
terutama terkait upaya untuk menggunakan mata uang selain dolar AS dalam transaksi perdagangan.
Baca Juga: Pendaftaran PPPK Tahap 2 Resmi Diperpanjang, Berakhir 15 Januari 2025
“Kita masih harus pelajari, BRICS ini apa yang sedang mereka inginkan, misalnya menggunakan 'currency' di luar dolar, menggunakan transaksi apa yang disebut 'SWIFT' di luar sistem yang ada," kata Mari Elka.
Salah satu inisiatif lain yang diusung BRICS adalah pendirian bank multilateral bernama The New Development Bank.
Menurut Mari Elka, pemerintah perlu mengevaluasi apakah bank tersebut dapat mendukung pembiayaan pembangunan di Indonesia.
Persiapan Indonesia dalam Forum BRICS
Dengan keanggotaan penuh ini, pemerintah Indonesia juga diharapkan menentukan kementerian yang bertanggung jawab dalam mengelola diplomasi di forum BRICS untuk memastikan manfaat strategis dapat dimaksimalkan.
Selamat Datang di BRICS
Keputusan resmi bergabungnya Indonesia ke BRICS diumumkan oleh Brasil pada Senin (6/1/2025).
Baca Juga: Pendaftaran PPPK Tahap 2 Resmi Diperpanjang, Berakhir 15 Januari 2025
Sebagai pemegang presidensi BRICS tahun ini, Brasil menyambut kehadiran Indonesia dan menyampaikan ucapan selamat kepada negara anggota terbaru ini.
Melalui keanggotaan ini, Indonesia diharapkan dapat memainkan peran aktif dalam memperjuangkan isu-isu global yang relevan, sekaligus memperkuat posisinya di antara negara berkembang di panggung internasional.
Editor : Ubaidillah