Radarbangkalan.id - Bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mendukung masyarakat, terutama keluarga kurang mampu.
Pada Januari 2025, dua program bansos utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), akan kembali disalurkan.
Baca Juga: Bencana Kebakaran Hutan di Los Angeles, Mengapa Skalanya Sangat Hebat?
Berikut penjelasan mengenai kedua program tersebut, cara mengecek status penerima, dan jadwal pencairannya.
Apa Itu PKH dan BPNT?
Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH dirancang untuk membantu masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi (DTTKSE).
Bantuan diberikan dalam bentuk uang, dengan nominal berbeda berdasarkan kategori penerima. Berikut rinciannya:
- Pendidikan Anak SD/Sederajat: Rp 900 ribu/tahun (Rp 225 ribu per tiga bulan)
- Pendidikan Anak SMP/Sederajat: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375 ribu per tiga bulan)
- Pendidikan Anak SMA/Sederajat: Rp 2 juta/tahun (Rp 500 ribu per tiga bulan)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600 ribu per tiga bulan)
- Lanjut Usia: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600 ribu per tiga bulan)
- Ibu Hamil/Nifas: Rp 3 juta/tahun (Rp 750 ribu per tiga bulan)
- Anak Usia Dini (0-6 Tahun): Rp 3 juta/tahun (Rp 750 ribu per tiga bulan)
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
BPNT merupakan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kantor pos.
Besarannya adalah Rp 200 ribu per bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, daging, sayur, dan buah.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT
Untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT, ikuti langkah berikut:
Baca Juga: Bencana Kebakaran Hutan di Los Angeles, Mengapa Skalanya Sangat Hebat?
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui perangkat Anda.
- Masukkan alamat sesuai dengan KTP Anda.
- Ketikkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP.
- Masukkan 4 huruf kode yang tertera pada layar. Jika kode tidak jelas, klik tombol Refresh.
- Tekan tombol CARI DATA.
Hasil pencarian akan menampilkan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos, serta informasi mengenai jenis bantuan dan status penyalurannya.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT
Menurut Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, pencairan bansos PKH dan BPNT akan dipercepat menjadi awal Januari 2025.
- Bansos PKH: Biasanya dicairkan pada akhir triwulan pertama, namun kali ini akan disalurkan lebih awal kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
- BPNT: Penyaluran dilakukan setiap bulan dengan jumlah penerima mencapai 18,8 juta KPM.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kenaikan PPN dan pembatasan subsidi yang berlaku di awal tahun.
Baca Juga: Bencana Kebakaran Hutan di Los Angeles, Mengapa Skalanya Sangat Hebat?
Manfaatkan Bantuan dengan Bijak
Penerima bansos PKH dan BPNT diharapkan menggunakan bantuan ini secara bijak untuk memenuhi kebutuhan mendesak.
Pemerintah juga tengah membahas program bantuan sosial tambahan untuk meringankan beban masyarakat, terutama keluarga miskin.
Baca Juga: Bencana Kebakaran Hutan di Los Angeles, Mengapa Skalanya Sangat Hebat?
Untuk informasi lebih lanjut, pastikan Anda memantau situs resmi Kemensos dan mempersiapkan diri menjelang pencairan bansos.
Editor : Ubaidillah