Radarbangkalan.id - Upaya dramatis dilakukan oleh para pengunjung karaoke yang terjebak dalam kebakaran Glodok Plaza di Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (14/1/2025) malam.
Salah satu pengunjung, Osima Yukari, yang juga seorang pramugari, berhasil selamat setelah mempraktikkan prosedur penyelamatan diri yang tepat saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: Presiden Korea Selatan Ditangkap, Ketegangan Penyidik dan Paspampres Nyaris Pecah
Osima Yukari, yang sehari-hari bekerja sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangan, terakhir kali memposting foto di Instagram pada 22 Desember 2024, mengenakan seragam maskapai tempatnya bekerja.
Menurut salah satu rekan yang berhasil selamat namun enggan disebutkan namanya, saat kebakaran terjadi, temannya yang berinisial A sedang berada di ruang karaoke lantai 9 Glodok Plaza.
A sempat memesan buah potong, namun setelah menunggu cukup lama tanpa datang, A memutuskan untuk keluar dari ruang karaoke untuk mencari waiters.
Namun, saat A membuka pintu untuk mencari pelayan, asap tebal langsung mengisi ruangan. A pun segera mematikan musik dan memberi tahu teman-temannya bahwa "tempat karaoke itu kebakaran," tegas saksi tersebut.
Dalam keadaan panik, A bersama beberapa wanita lainnya memilih untuk bersembunyi di kamar mandi,
Baca Juga: BRICS vs G7: Mana yang Lebih Kuat dalam Kekuatan Ekonomi?
meski A sudah mengingatkan mereka untuk tidak berdiam diri di dalam ruangan karena bisa terjebak dan terpanggang.
A, yang tahu cara menghadapi situasi kebakaran, memilih untuk keluar dengan cara jongkok, merambat di sepanjang tembok mencari pintu darurat.
Setelah menemukan pintu darurat, A menuruni anak tangga dengan cara berguling, dan "dia guling sampai lantai 7 terus tidak sadarkan diri," ujar rekan A.
Beberapa jam kemudian, A siuman setelah pingsan dan ditemukan di rumah sakit Tamansari. Ternyata, A ditolong oleh seorang sopir taksi yang ada di lokasi kejadian dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, pihak kepolisian dan petugas terkait masih mengamankan lokasi kebakaran dan menunggu kondisi yang memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Tragis! Remaja 17 Tahun di Jaksel Dipaksa Layani 210 Pria Hidung Belang
Tim DVI Polda Metro Jaya dan Puslabfor Mabes Polri sudah bersiap di lokasi, namun belum dapat masuk karena "masih banyak asap" di dalam gedung.
Kasudin Damkar Jakarta Barat, Syarifudin, mengungkapkan bahwa 14 orang hilang akibat kebakaran ini,
dan sebagian korban yang ditemukan sudah dibawa ke RS Polri Jakarta Timur untuk identifikasi lebih lanjut.