Radarbangkalan.id - Pelaksanaan bulan puasa Ramadan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Berdasarkan kalender Hijriah 2025 dari Kementerian Agama, bulan puasa dimulai pada 1 Maret 2025.
Meskipun terdapat tanggal pasti, penentuan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri akan disahkan melalui sidang isbat oleh pemerintah.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan keseragaman penetapan tanggal berdasarkan hasil pemantauan hilal, yang diikuti dengan pengumuman resmi terkait jadwal ibadah puasa dan lebaran.
Melansir dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa fakta terkini mengenai wacana libur sekolah selama bulan puasa:
-
Surat Edaran Segera Terbit
Surat Edaran (SE) Tiga Menteri terkait libur sekolah selama bulan Ramadan belum terbit. Pemerintah menargetkan SE tersebut dapat diterbitkan sesegera mungkin di minggu ini.
“Insya Allah minggu ini sudah terbit,” ucap Menko PMK, Pratikno, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (20/1/2025). -
Kesepakatan Antar Kementerian
Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebelumnya menyampaikan bahwa kebijakan tersebut telah disepakati oleh beberapa kementerian, yaitu Kementerian PMK, Kemenag, Kemendagri, Kemendikdasmen, dan KSP.
“Sudah kita bahas dan tinggal tunggu saja terbit surat edaran bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Viral Pria Ngamuk Acungkan Pistol di Kemang, Polisi Turun Tangan
-
Tiga Pilihan Libur Sekolah
Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa ada tiga pilihan yang dibahas untuk libur sekolah selama bulan puasa.
Tiga pilihan tersebut adalah libur penuh selama Ramadan, libur setengah hari, hingga tanpa libur sama sekali. -
Bukan Libur
Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menegaskan bahwa kebijakan yang akan diterapkan bukanlah libur, melainkan pembelajaran yang berlangsung bagi anak sekolah selama bulan Ramadan.
“Kami menggunakan istilah kebijakan ini bukan liburan tetapi pembelajaran bagi siswa-siswi selama bulan puasa Ramadan,” tegasnya.
Baca Juga: Viral Pria Ngamuk Acungkan Pistol di Kemang, Polisi Turun Tangan
Editor : Ubaidillah