Radarbangkalan.id - Proses penyelidikan pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah (30), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, terus berlanjut.
Pada Minggu (26/1/2025), suasana di Hotel Adisurya, Kediri, yang diduga menjadi lokasi mutilasi, masih dipenuhi aparat kepolisian.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi Perempuan dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Polisi
Kamar 301, tempat korban menginap, telah dipasangi garis polisi dan menjadi pusat pemeriksaan. “Ada dua petugas yang datang dan memasang garis polisi,” ungkap Irfan, seorang satpam hotel.
Hingga kini, pihak manajemen hotel belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait insiden tragis tersebut.
Kepala Korban Ditemukan di Trenggalek
Pada hari yang sama, kepala korban ditemukan di bawah jembatan kecil di wilayah Jurug Bang, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Penemuan ini dilakukan atas koordinasi tim Jatanras Polda Jatim.
“Kepala korban ditemukan pukul 08.00 WIB, dibungkus dalam tas plastik kresek berwarna putih,” ujar AKP Eko Widiantoro, Kasat Reskrim Polres Trenggalek.
Kepala korban telah dibawa ke RS dr. Iskak, Tulungagung, untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi Perempuan dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Polisi
Penangkapan Pelaku
Polisi juga berhasil menangkap pelaku pembunuhan mutilasi ini di wilayah Madiun. “Alhamdulillah, pelaku mutilasi berhasil kami tangkap tadi malam sekitar jam 24.00 WIB,”
ujar Kombes Pol Farman, Ditreskrimum Polda Jatim. Namun, identitas dan kronologi penangkapan pelaku belum diungkap secara rinci.
Berdasarkan penyelidikan sementara, korban dibunuh di Hotel Adisurya, Kediri, sebelum jasadnya dimutilasi dan dibuang.
Polisi masih mendalami motif pembunuhan ini dengan mengumpulkan bukti tambahan dari lokasi kejadian.
Operasional Hotel Tetap Berjalan
Meskipun menjadi lokasi kejadian, operasional Hotel Adisurya tidak terganggu. Tamu hotel masih dapat keluar-masuk, dan pelayanan tetap berjalan normal.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi Perempuan dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Polisi
Namun, hingga kini, belum ada keterangan dari pihak hotel maupun tamu terkait aktivitas mencurigakan di sekitar kamar 301 sebelum insiden terjadi.
Polisi berkomitmen untuk mengungkap fakta lengkap dalam waktu dekat. Kombes Pol Farman mengatakan, “Lengkapnya nanti kami rilis ya.”