Radarbangkalan.id - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 akan berlangsung pada 4-18 Februari 2025.
Jalur seleksi ini menggunakan nilai rapor dan prestasi siswa sebagai bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Bagi siswa yang memilih jurusan Informatika, mapel Matematika sangat penting. Matematika wajib, dasar, peminatan, atau lanjutan akan sangat mendukung kelulusan di jurusan ini.
Ini berlaku untuk sistem pembelajaran Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013.
Sementara itu, untuk Teknik Pertambangan, jurusan ini lebih memprioritaskan mapel sains kealaman.
Mapel yang mendukung antara lain Fisika dan Matematika tingkat lanjutan. Selain itu, nilai dari mapel Kimia (baik dalam Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013) juga penting, karena berkaitan dengan material tambang.
Prospek Kerja Lulusan Informatika dan Teknik Pertambangan
Lulusan dari kedua jurusan ini memiliki prospek kerja yang sangat menjanjikan. Lulusan Teknik Pertambangan dapat bekerja di berbagai sektor, antara lain di instansi pemerintah, sebagai peneliti, pegawai BUMN, karyawan perusahaan pertambangan swasta, dosen, wirausaha,
Baca Juga: Kronologi Lengkap Bripka Agus Terlibat Baku Tembak dengan Begal di Lampung
konsultan pertambangan, ahli geofisika, dan teknisi pertambangan. Selain itu, mereka juga dapat bekerja di bidang terkait seperti manajemen proyek, teknologi informasi, atau lingkungan.
Lulusan Informatika juga memiliki beragam peluang karier, seperti menjadi Programmer, UI Designer, System Analyst, Administrator Jaringan, Spesialis Keamanan Informasi,
Baca Juga: Geng Rusia Rampas Uang Kripto Rp 3,2 Miliar dari Bule Ukraina di Bali
Data Analyst, Data Scientist, atau Konsultan IT. Posisi-posisi ini banyak dibutuhkan di instansi pemerintah maupun sektor swasta.
Dengan prospek kerja yang luas dan gaji tinggi, kedua jurusan ini menjadi pilihan favorit banyak calon mahasiswa.
Editor : Ubaidillah